
Mahkota Group tawarkan saham perdana seharga Rp 250 per lembar
JawaPos.com - PT Mahkota Group Tbk akan berencana melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sebanyak-banyaknya 703 juta lembar saham atau setara 20 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO.
"Adapun nilai nominal Rp 100 per saham dengan kisaran harga penawaran Rp 200 sampai dengan Rp 250 per saham," ujar Direktur Utama Usli di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Jumat (22/6).
Usli memaparkan, dana hasil IPO tersebut sekitar 60 persen akan digunakan untuk pengembangan industri hilir melalui investasi ke Entitas Anak PT Mutiara Unggul Lestari (MUL Entitas Anak Perseroan), yaitu PT lntan Sejati Andalan (ISA Entitas Anak MUL) yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant yang berlokasi di jalan Duri Dumai, Desa Bathin Sobanga, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Usli menjelaskan, pembangunan pabrik tersebut membutuhkan waktu delapan bulan, terhitung tiga bulan sejak Perseroan menerima dana hasil Penawaran Umum Saham Perdana. Tujuan pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant adalah untuk memberi nilai tambah bagi perseroan.
Dengan adanya pembangunan pabrik Refinery dan Kernel Crushing Plant, kata dia, perseroan dapat melakukan sistem pemumian yang dapat menghasilkan produk turunan olein (minyak makan) dan sterin (bahan baku margarin dan oleochemical) serta produk turunan lainnya.
"Dengan adanya pengembangan industri hilir ini, Perseroan berharap dapat meningkatkan pendapatan Perseroan," jelasnya.
Kemudian, sekitar 40 persen dana hasil IPO nanti akan digunakan untuk modal kerja ke Entitas Anak, yaitu PT Mutiara Unggul Lestari, PT Berlian lnti Mekar dan PT lntan Sejati Andalan.
Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi dalam Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan yang akan dilaksanakan pada awal Juli 2018. Diharapkan, rencana ini akan mengantongi pernyataan efektif pada 29 Juni 2018, sehingga Masa Penawaran Umum dapat dilaksakan pada 3-9 Juli 2018.
"Dan Kami berharap saham perusahaan dapat dicatat di Bursa Efek Indonesia pada 12 Juli 2018," pungkasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
