
Suasana Forkapnas 2022 di JCC, Jakarta, Rabu (27/7). (ISTIMEWA)
JawaPos.com - Limbah bahan berbahaya beracun (B3) dari industri harus dikelola dan diolah dengan baik. Supaya, limbah B3 tidak menimbulkan dampak dan memiliki nilai. Lebih dari itu bisa berkontribusi untuk industri energi.
"Kontribusi limbah B3 sangat besar terhadap perkembangan industri energi atau migas di tanah air," ujar praktisi energi Kenneth Gunawan di sela-sela Forum Kapasitas Nasional (Forkapnas) 2022, Jakarta, Rabu (27/7).
Kenneth mendorong limbah B3 hasil dari industri agar dikelola dan diolah. Kini pengolahan dari limbah B3 sudah banyak pengolahannya. Pihak industri bisa memanfaatkan pengolahan tersebut.
Forkapnas merupakan ajang dan wadah untuk industri migas bekerja sama untuk saling mendorong dan tumbuh. PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) pun ikut berpartisipasiserta dalam Forkapnas 2022.
"Pertumbuhan industri dalam negeri, business matchmaking menjadi salah satu tujuan utamanya," ungkap Kenneth yang juga Vice President Medco Energi itu.
Dalam kesempatan itu, Manajer Sales Oil & Gas PPLI, William Pang mengatakan, Forkapnas merupakan sarana untuk menjelaskan seperti bentukpengelolaan limbah industri yang bisa dikelola menjadi migas.
"PPLI menampilkan secara visual bagaimana pengelolaan limbah drilling yang terintegrasi. Termasuk teknologi termal insinerator terbesar di Indonesia dimiliki," ungkap William.
"Selain insinerator berkapasitas 50 ton per hari, PPLI juga memaparkan terkait teknologi pengolahan limbah pengeboran dengan waste water treatment di presentasi pengenalan perusahaan tadi," tandas William.
William berharap ajang Forkapnas dapat memberikan manfaat yang baik bagi perkembangan industri dan investasi di Indonesia. "Termasuk bagi investasi PPLI dalam pengolahan limbah migas di tanah air," katanya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
