
Populasi Orangutan di sekitar PLTA Batangtoru sangat rendah
JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus memantau keberadaan Orangutan tapanuli (Ponggo tapanuliensis) di sekitar kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Hasil penelitian terakhir menunjukkan kepadatan orangutan di kawasan itu terbilang rendah.
Tim pemantauan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK terus memantau keberadaan orangutan di wilayah blok selatan kawasan Batangtoru. Dalam pemantauan terakhir, ditemukan beberapa sarang orangutan yang berjarak 7 kilometer dari rencana lokasi power house PLTA Batangtoru.
Peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli Ditjen KSDAE KLHK, Wanda Kuswanda, menyatakan, habitat keberadaan orangutan tapanuli di kawasan Batangtoru tersebar pada tiga blok terpisah, yakni blok barat, timur, dan selatan. Luas keseluruhan kawasan Batangtoru mencapai 163,846 hektar.
Populasi orangutan terbanyak berada di blok barat, yang mengarah ke Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Berikutnya berada di blok timur, yakni wilayah cagar alam (CA) Sipirok di Tapanuli Selatan, dan yang paling sedikit berada di blok selatan, terutama cagar alam Sibual-buali.
“Berdasarkan penelitian terakhir, kepadatan orangutan di blok selatan ini memang terbilang rendah. Hanya sekitar 0,41 individu per kilometer persegi," kata Wanda di Jakarta, Rabu (27/9).
Di blok lain, kata Wanda, kepadatan populasi orangutan bisa mencapai 0,7 hingga 0,8 per individu per kilometer persegi. Hal ini bergantung pada aspek ideal untuk kepentingan habitat orangutan itu sendiri.
Kawasan blok selatan yang minim jumlah individu orangutan itu berbatasan dengan APL, yang merupakan lahan perkebunan rakyat. Masyarakat menanami lahannya dengan pohon karet, petai, dan durian. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru yang dalam proses pembangunan, juga berada di kawasan APL ini.
Kepastian jumlah orangutan di kawasan Hutan Batangtoru masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Dikatakan Wanda, pihaknya secara berkesinambungan melakukan pemantauan dan penelitian di kawasan tersebut.
Sebelumnya Direktur Jenderal Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno menyatakan, keberada orangutan di kawasan Batangtoru menjadi perhatian utama pihaknya. Saat ini ada satu tim monitoring yang terus memantau aktivitas orangutan di sana, termasuk yang berada di sekitar APL.
Pengembang PLTA Batangtoru, PT North Sumatra Hydro Energy (HNSE) pun terus menjalankan sejumlah aksi untuk memelihara keanekaragaman hayati kawasan Batangtoru. NSHE mengikuti rekomendasi KLHK dan mengadopsi praksis terbaik pembangunan ramah lingkungan dalam proyeknya.
Tim monitoring itu difungsikan selama sebulan ini. Setiap hari mereka melakukan monitong di Batangtoru dan melapor langsung kepada Dirjen. Pola pengawasan harian ini diharapkan dapat terus dilakukan pengelola PLTA Batangtoru. Dengan demikian jika ada masalah orangutan, bisa langsung terdeteksi. Ada laporan harian yang bisa menjadi pedoman.
"Orang utan di sana itu lucu. Dia mempunyai tradisi bisa tinggal di dekat-dekat kebun-kebun masyarakat. Apalagi musim buah. Kalau buahnya habis, dia pergi ke daerah yang lebih tinggi lagi. Menariknya, masyarakat di sana tidak menganggu orangutan," kata Wiratno.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022