
Kepala BPPT Unggul Priyanto (kanan) secara simbolis memberikan buku kepada undangan peluncuran buku Perspektif, Potensi, dan Ketahanan Energi Indonesia di kantor BPPT Jakarta Selasa (25/9).
JawaPos.com - Peluang Indonesia memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kian terbuka lebar. Ada dukungan dari parlemen dalam mendorong pemanfaatan nuklir melalui Rancangan Undang-undang tentang Energi Baru dan Terbarukan (ETB).
Anggota Komisi VII DPR Kurtubi mengatakan, mereka sedang membahas RUU tentang EBT. "Di mana di dalamnya (tentang) pendirian nuklir masuk (dibahas)," katanya usai mengikuti bedah buku di kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Selasa (25/9).
Lebih lanjut Kurtubi menjelaskan RUU tentang EBT merupakan usulan parlemen. Prosesnya masih digodok oleh tenaga ahli di DPR RI.
Dia pun berharap RUU tentang EBT, yang di dalamnya juga mengatur soal nuklir untuk pembangkit listrik itu, bisa disahkan tahun depan. Politikus Partai Nasdem itu menjelaskan ada urgensi tersendiri memasukkan urusan nuklir di dalam pembahasan RUU tentang EBT tersebut.
Salah satunya, kesadaran bahwa energi listrik berbasis nuklir memiliki beberapa keunggulan, di antaranya sumber energi yang andal, bersih, aman, dan stabil. "Sangat cocok dengan kebutuhan industri, yang pabriknya beroprasi 24 jam," jelasnya.
Kendati mendorong pemanfaatan nuklir, dia mengatakan sumber energi alternatif seperti angin, sinar matahari, panas bumi, tetap tidak ditinggalkan. Sebab sumber energi tersebut merupakan sumber energi bersih.
Kepala BPPT Unggul Priyanto juga memberikan dukungannya terhadap pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik. Dia menuturkan saat ini 70 persen lebih pembangkit listrik bersumber dari batu bara. Padahal, ketersediaan energi fosil itu makin menipis.
Di sisi lain, pembangunan PLTN memakan waktu lama. Bisa jadi ketika PLTN mulai dibangun tahun ini, pengoperasiannya baru berjalan 30 tahun mendatang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
