
Photo
JawaPos.com - PT Simed Prakarsa Indonesia menyampaikan, saat ini seluruh industri sedang beralih dalam mengembangkan produk yang ramah lingkungan. Perusahaan sendiri membuat panel listrik tenaga surya (PLTS), yaitu HiCELL pada 2015 lalu. Direktur dari PT Simed Prakarsa Indonesia Dewi Rulan mengatakan, pemggunaan PLTS selain ramah lingkungan tapi juga hemat energi.
"Kita semua tahu ya sumber energi utama yang kita gunakan saat ini terutama listrik sumbernya adalah bahan bakar fosil yang makin langka," kata Dewi Rulan dalam konferensi pers pada pameran IndobuildTech, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (17/11).
Dewi Rulan pun mengatakan, perusahaan terus mengedukasi masyarakat akan manfaat penggunaan PLTS. Penggunaan panel listrik tenaga surya dapat menghemat biaya listrik bulanan.
Hal ini dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan penjualan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sangat membantu konsumen Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengurangi tagihan listriknya. "Prinsip penghematan dari PLTS adalah mengurangi penggunaan listrik dari PLN pada siang hari. PLTS menghasilkan kelebihan listrik di siang hari maka kelebihan tersebut akan diekspor ke jaringan PLN dan digunakan untuk mengurangi tagihan listrik di bulan berikutnya," tuturnya.
Simed Prakarsa Indonesia mencatat lebih dari 350 ribu watt atau 350 kW PLTS terjual pada 2021. Dengan produk Modul Surya Half-Cell Monocrystalline 410 WP yang memiliki efisiensi hingga 20,3 persen, harapannya, penjualan PLTS akan naik pada 2022.
"Jika barang makin langka otomatis harga listrik juga naik. Kalau dibilang jualan ya kurang cocok ya, mungkin lebih tepatnya investasi dan investasi solar panel adalah investasi terbaik saat ini karena sumber energinya terbarukan dan tidak bisa habis," ungkapnya.
Dewi mengungkapkan, solar cell system atau PLTS bukan hanya menyasar segmen residensial seperti rumah sakit tetapi juga segmen bangunan komersial seperti sekolah dan rumah sakit. Untuk segmen residensial, HiCELL menyediakan paket 1.000 watt hingga 10 ribu watt. Sedangkan untuk segmen bangunan komersial bisa menyesuaikan kebutuhan seperti 150 ribu watt atau di atasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022