
INFRASTRUKTUR: Wakil Presiden Ma
JawaPos.com - Target menjadikan Bali sebagai daerah bebas emisi terus disiapkan Pemprov Bali. Yang terbaru, sejumlah wilayah di Pulau Dewata akan diberlakukan sebagai kawasan kendaraan listrik. Untuk itu, sejumlah persiapan tengah dilakukan.
Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Bali I Wayan Koster menyatakan bahwa Bali segera menerapkan zonasi untuk mengutamakan penerapan kendaraan listrik di sejumlah kawasan. Antara lain, di Nusa Penida, Ubud, Sanur, dan Kuta yang merupakan kawasan wisata. Rencananya, kebijakan itu diterapkan mulai tahun depan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda menjelaskan, kawasan kendaraan listrik menjadi bagian dari komitmen memperkuat penggunaan kendaraan bebas emisi.
Dinas ESDM, lanjut dia, berperan untuk mempersiapkan ekosistemnya. Ida menuturkan, salah satu yang dipersiapkan untuk mendukung kawasan tersebut adalah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). ’’Itu sudah dibangun di beberapa tempat dekat (destinasi) wisata,’’ ujarnya.
Kemudian, pencanangan pembangunan jalan khusus motor listrik di kawasan wisata. Saat ini teknisnya tengah dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Bali. Ida optimistis penerapan kawasan kendaraan listrik bisa berjalan secara bertahap. Apalagi, pertumbuhan kendaraan listrik di Bali juga terus meningkat.
Saat ini, lanjut dia, penggunaan kendaraan listrik di Bali menunjukkan progres yang baik. Berdasar data badan pendapatan daerah melalui catatan pajak, tercatat sudah lebih dari 1.000 motor listrik dan 60-an mobil listrik yang beroperasi di seantero Bali.
Jumlah itu diprediksi terus meningkat, terlebih di tengah situasi harga BBM yang terus naik. Terbaru, Dinas ESDM Bali melakukan tur kendaraan listrik di sejumlah tempat, seperti Bangli. Di wilayah itu, motor listrik diuji untuk menjelajahi kawasan perbukitan. ”Coba kita tes sekali, ternyata mampu. Sama dengan motor konvensional,’’ tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022