
Ratusan demonstran dari berbagai elemen massa melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta, Senin (12/9/2022). Dalam aksinya mereka menolak kenaikan harga BBM. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com – Pemerintah mulai mengalihkan subsidi BBM dan mengurangi beban APBN karena bahan bakar minyak. Relokasi anggaran dilakukan dengan tujuan menegakkan asas keadilan bagi masyarakat.
Kepala Kebijakan Fiskal Kemenkeu Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan bahwa sempat terjadi prediksi yang kurang akurat terkait harga minyak. Sebelumnya, diproyeksikan USD 63 per barel, namun melesat hingga USD 100.
"Hal ini membuat alokasi subsidi dan kompensasi energi kemudian membesar lebih dari tiga kali lipat, dari 152 menjadi 502 triliun," ujarnya.
Di sisi lain, meroketnya harga minyak mentah dunia diimbangi pula dengan terus meningkatnya konsumsi BBM masyarakat Indonesia. "Karena perekonomian juga bertumbuh dengan sangat kuat," imbuhnya.
Di sisi lain, penyaluran subsidi BBM masih kurang tepat sasaran. Lebih dari 70 persen yang menikmati subsidi dan kompensasi energi adalah kelompok mampu yang memiliki mobil. Kemudian, pemerintah mengalihkan subsidi Rp 24,17 triliun untuk tiga program besar.
"Pemerintah merealokasikan subsidi tersebut dengan pemberian serta bantuan subsidi upah untuk tenaga kerja yang penghasilannya di bawah Rp 3.500.000. Hal itu untuk memastikan bahwa subsidi dan kompensasi energi sesuai dengan sasaran. Yaitu, yang kurang mampu," ucapnya.
Sementara itu, Executive Director Energy Watch Mamit Setiawan mengungkapkan, penggunaan dana APBN yang terbaik adalah untuk kegiatan produktif. Misalnya, pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Seperti beasiswa sekolah, bantuan kepada nelayan dan petani, pembangunan rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lain," tambahnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
