
Petugas mengecek meteran listrik di Rusun Benhil, di Jakarta, Kamis (2/4/2020). Dampak penyebaran pandemi COVID-19, Pemerintah menggratiskan tagihan listrik bagi 24 juta masyarakat miskin, untuk pelanggan berdaya listrik 450 VA gratis biaya listrik selama
JawaPos.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN tidak menaikkan tarif listrik. Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menuturkan, beberapa tahun terakhir ini belum ada kenaikan tarif dasar listrik yang dilakukan perusahaan setrum pelat merah tersebut.
"Setelah kami pelajari sebenarnya tidak ada yang namanya tarif listrik naik, dari tahun ke tahun sama saja tidak ada kenaikan. Jadi yang naik tagihan," ujarnya dilansir dari Antara, Kamis (11/6).
Menurut dia, salah satu faktor yang menyebabkan kenaikan tagihan listrik yaitu tingginya pemakaian listrik selama bekerja di rumah (WFH). "Semua di rumah, bekerja dan sekolah, akhirnya pemakaian listrik juga naik," ucapnya.
Arya menjelaskan akar masalahnya terjadi ketika mulai diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah wilayah. Kebijakan ini mengakibatkan proses pencatatan meteran listrik oleh petugas menjadi terkendala.
Petugas tidak dapat menghitung meteran secara langsung ke rumah-rumah pelanggan. Dari situ, tagihan rekening listrik bulanan dihitung dari rata-rata tiga bulan terakhir pemakaian.
"Pada bulan ketiga teman-teman PLN datang ke rumah, dia cek ternyata ada kelebihan. Nah, kelebihan pada dua bulan sebelumya, pada satu bulan sebelumnya ditambah kelebihan bulan ketiga mereka jumlahkan ke atas. Jadi nambah, ada penambahan," ucapnya.
Ia meminta kepada masyarakat juga aktif untuk memperhatikan meteran listriknya pada bulan terakhir sebelum pandemi Covid-19, agar tidak terjadi kesalahpahaman. "Kalau dibilang PLN membohongi tidak bisa, karena meterannya jelas, angkanya jelas ada di rumah pelanggan, bukan dimana-mana. Bukan di PLN, tapi di pelanggan," katanya.
"Bisa dihitung Kwh yang dipakai, dikali harga per Kwh dari tarif listrik," tegas Arya.
Dia menjamin, PLN tidak mungkin membebani publik di tengah pandemi Covid-19 saat ini. "Kejujuran kita sangat penting saat ini, rakyat butuh kejujuran. Kalau ada yang melintir, apalagi yang mempunyai tendensius politik, tolong jujur," tukasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
