
Penandatanganan Ralali.com dengan SCG Trading Thailand.
JawaPos.com – Situs e-commerce Business to Business (B2B) Ralali.com menjalin kerja sama dengan SCG Trading Thailand. Kerja sama tersebut terkait dengan proyek Asean B2B Marketplace.
CEO Ralali.com Joseph Aditya menerangkan, kerja sama tersebut bertujuan untuk membangun portal bisnis online yang akan membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Asia Tenggara. “Proyek Asean B2B Marketplace ini berkolaborasi dengan SCG Trading dan akan dimulai di Thailand pada bulan Januari 2019 mendatang,” katanya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Rabu (26/12).
Melalui visi yang serupa dalam mengembangkan dan memperkuat sektor ekonomi mikro, SCG selaku induk perusahaan SCG Trading asal Thailand yang berdiri sejak 1913, mengklaim siap berkomitmen untuk membangun infrastruktur yang kokoh melalui peranannya sebagai produsen bahan bangunan.
Dasar dari kerja sama Ralali dengan SCG ini dikatakan atas fokus yang tetap dipegang selama lebih dari satu abad membuat SCG kaya akan pengalaman mengenai pasar dan industri, sehingga kolaborasi SCG Trading dengan inovasi digital dari Ralali.com akan makin memudahkan proses supply chain antara distributor dan para pelaku usaha.
Adapun produk dan layanan utama yang akan berjalan dalam proyek Asean B2B Marketplace ini menyasar kepada usaha skala kecil dan menengah yang sedang berkembang pesat di Thailand, terutama pada bisnis makanan dan otomotif. Masih kata pihak Ralali.com, saat ini, Thailand memiliki lebih dari 130 ribu gerai makanan dengan lebih dari USD 32 milliar market value atau setara dengan Rp 463 triliun.
Sedangkan untuk industri otomotif Thailand diklaim menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dengan market value USD 36 milliar atau setara dengan Rp 521 triliun. Berdasarkan data tersebut serta kesempatan yang terbuka lebar, Joseph meyakini Ralali.com bersama SCG mampu menjadi salah satu start-up unicorn di Thailand, yaitu status bagi perusahaan perintis dengan nilai valuasi lebih dari USD 1 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Nopporn Latthitham selaku Digital Transformation Head, SCG Trading menyebut, sebagai bisnis yang telah lama berdiri di Thailand, SCG tidak hanya terus menciptakan bahan bangunan yang berkualitas tinggi untuk kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat, namun SCG juga akan membangun perubahan nyata menuju perilaku berbelanja yang semakin terintegrasi dan mudah melalui portal online. Dengan begitu akan memacu semangat melahirkan banyak start-up baru yang semakin inovatif dan relevan dengan perubahan zaman.
“Dengan tujuan besar ini, SCG Trading merangkul Ralali.com yang juga berfokus pada pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia, sebagai partner dalam proyek Asean B2B Marketplace,” katanya menambahkan.
Sekadar informasi, Ralali.com adalah platform bisnis online yang berfokus pada model bisnis B2B. Ini berbeda dengan e-commerce dan marketplace umumnya yang didominasi seputar jual-beli online C2C (consumer to consumer). Oleh karenanya, Ralali.com yang bersegmentasi pada transaksi antar perusahaan memiliki cakupan yang lebih besar dengan mengandalkan distribusi barang ataupun jasa secara masif atau grosir.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
