Photo
JawaPos.com - Pelaku industri teknologi informasi (TI) makin getol menyasar sektor gaming di tanah air. Apalagi, pertumbuhan program permainan sangat tinggi.
General Manager of Lenovo Central Asia-Pacific Ivan Cheung menyebutkan, pertumbuhan gaming di Indonesia mencapai 108,4 persen. "Selama pandemi, peminat dan penjualan gaming di Indonesia makin tinggi," ujarnya di sela-sela peresmian Lenovo Legion Store di Maspion IT Square, Surabaya, akhir pekan lalu.
Toko khusus produk gaming pabrikan dari Tiongkok itu adalah yang pertama di Jatim. Ivan menyatakan, penjualan produk gaming di Surabaya juga tinggi.
Dia menyebut kenaikannya mencapai 43 persen. Potensi itulah yang dilirik Lenovo untuk membuka Legion Store.
Presiden Direktur Maspion Group Alim Markus menyampaikan, Maspion IT Square akan menjadi salah satu pusat perbelanjaan TI terbesar di tanah air. Berbagai persiapan menjadi mal pusat IT kini dilakukan.
Termasuk rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan tersebut. "Karena itu, tidak salah Legion Store dibuka di sini," tuturnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
