Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Mei 2019 | 01.11 WIB

Majukan Fashion Muslim, MUFFEST 2019 Targetkan Transaksi Rp 45 Miliar

Suasana fashion show saat Opening Ceremony Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2019 dengan tema ’Singularity’. (Rieska Virdhani/JawaPos.com) - Image

Suasana fashion show saat Opening Ceremony Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2019 dengan tema ’Singularity’. (Rieska Virdhani/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pasar busana muslim Indonesia diyakini bisa menjadi kiblat modest fashion dunia pada tahun 2020. Target itu diperkuat dengan perhelatan Muslim Fashion Festival Indonesia (MUFFEST) 2019 dengan tema ’Singularity’ yang digelar pada tanggal 1 sampai 4 Mei 2018 di area Assembly Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

MUFFEST digelar untuk memperkuat kompetensi produk fashion muslim Indonesia agar mampu menguasai pangsa pasar lokal sekaligus bersaing secara global. Hal tersebut sejalan dengan target Indonesia menjadi barometer fashion muslim dunia.

“Untuk mengembangkan industri fashion muslim Indonesia harus dilakukan bersama-sama. Kami harap seluruh pihak dan stakeholder terkait dapat saling bersinergi untuk memperkuat pelaku industri fashion muslim di tanah air guna mengantarkan Indonesia menjadi pusat fashion muslim global,” papar National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma dalam sambutannya, Rabu (1/5).

Di tahun ke-4 penyelenggaraan MUFFEST, jumlah pengunjung dan nilai transaksi diharapkan akan lebih meningkat. Dengan pencapaian jumlah 47.100 pengunjung dan nilai transaksi Rp 28,3 miliar pada MUFFEST 2017. Serta jumlah 51.389 pengunjung dengan transaksi senilai Rp 38,9 miliar rupiah pada MUFFEST 2018, maka pada 2019 optimis menargetkan 55.000 pengunjung dengan transaksi senilai Rp 45 miliar.

Target sebagai kiblat modest fashion dunia dan besarnya transaksi di panggung mode tentu harus diiringi dengan sisi kreativitas para desainer muda. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam opening ceremony MUFFEST, mengapresiasi banyaknya karya desainer muda yang ditampilkan dalam peragaan busana MUFFEST 2019.

Hal itu sejalan dengan semangat pemerintah yang ingin memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Salah satunya berupa pendidikan tata busana dan SMK di bidang fashion. "Begitu banyak koleksi desainer dari SMK sudah bagus-bagus ya. Karena itu sejalan dengan tekad Presiden Jokowi yang memulai pendidikan dan pembangunan Sumber Daya Manusia mulai dari pendidikan vokasi," jelasnya.

Opening Ceremony MUFFEST 2019 menghadirkan peragaan rancangan desainer fashion muslim Indonesia, yaitu SMK NU Banat Kudus Binaan Djarum Foundation, Noore Muslim Sportwear, Lania Rakhmawati, Irmaintan, dan Lisa Fitria. MUFFEST 2019 menghadirkan exhibition (pameran dagang) ritel atau B2C (Business to Customer) dan mengarah pada B2B (Business to Business).

Adapula rangkaian fashion show yang menampilkan keragaman gaya busana muslim sesuai Indonesia Trend Forecasting (Muslim Fashion Trend) 2019/2020. Tentunya dilengkapi kegiatan inspiratif lainnya seperti Fashion Presentation, Talkshow, dan Seminar.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore