
Penumpang KRL Commuter Line memadati stasiun saat transit di Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (31/5/2022). Kepadatan penumpang di Stasiun Manggarai ini imbas dari perubahan rute dan pola operasi KRL Commuter Line Jabodetabek. Foto: Dery Ridwansah/ JawaP
JawaPos.com - Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati memastikan tarif commuter line atau KRL Jabodetabek tidak akan naik pada 2023 mendatang. Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka opsi untuk perubahan skema subsidi Public Service Obligation (PSO) agar lebih tepat sasaran.
Untuk diketahui, tarif KRL asli tanpa subsidi PSO mencapai Rp 10.000 - Rp 15.000. Karena adanya subsidi, tarif KRL dasar menjadi Rp 3.500.
Agar subsidi lebih tepat sasaran, Kemenhub berencana menghapuskan subsidi bagi orang mampu. Meski demikian, Adita menyebut perubahan skema tarif KRL dengan menghapus PSO tersebut masih dalam kajian Direktortat Jenderal Perkeretaapian.
"Karena itu, untuk memastikan subsidi diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian melakukan kajian mengenai skema subsidi PSO yang lebih tepat sasaran," kata Adita dalam keterangannya, dikutip Kamis (29/12).
Adita menjelaskan penyesuaian besaran subsidi PSO masih tetap diperlukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tarif KRL tetap terjangkau oleh masyarakat meskipun saat ini tarif masih disubsidi dengan biaya yang tidak sedikit.
"Dengan adanya kenaikan biaya operasional dan belum ada rencana kenaikan tarif, maka perlu dilakukan berbagai upaya agar besaran PSO tetap dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran untuk masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.
Terkait informasi penghapusan subsidi ini, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersabar dengan memantau informasi resmi yang dirilis pemerintah. "Kami menghimbau masyarakat untuk menunggu informasi lebih lanjut sampai kajian selesai dilakukan. Masukan dan saran dari masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan terkait penyesuaian tarif KRL ini," tandasnya.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan subsidi PSO tarif KRL akan diutamakn bagi masyarakat miskin. Menurutnya, orang yang sudah berdasi dan kemampuan finansialnya tinggi harus bayar lebih tinggi.
"Kalau tarif KRL tidak naik. Insyaallah sampai 2023 tidak naik, tetapi nanti [pembayaran] pakai kartu. Saya yakin punya kartu semua, jadi nanti yang sudah berdasi, kemampuan finansialnya tinggi, harus bayar [lebih tinggi]. Kalau yang average, sampai 2023 kita rencanakan tidak naik," kata Menhub saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2022 dan Outlook Kegiatan 2023 secara hybrid, Selasa (27/12).
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal membeberkan alokasi subsidi PSO KRL akan didasarkan pada data yang sudah ada, misalnya dari data Kementerian Dalam Negeri. Hal tersebut, lanjut Risal, guna memastikan subsidi yang diberikan pemerintah tepat sasaran.
"Artinya, (tarif KRL) ini tidak naik, tetapi nantinya kita pakai data yang ada di Kemendagri. (Bagi) yang kaya bayar sesuai aslinya, yang nanti, mohon maaf, miskin dan kurang mampu nanti dapat subsidi," jelasnya.
Meski begitu, Risal belum menyebut secara spesifik kapan penyesuaian skema PSO KRL tersebut akan diberlakukan. Dia menargetkan pemberlakuan skema subsidi tersebut bisa dilakukan pada kuartal II/2023.
"Kuartal kedua [2023] kali ya, kami upayakan paling lambat di pertengahan semester kayaknya. Sekitar itu, setelah kegiatan peresmian-peresmian. Kalau bisa kami percepat, ya kami percepat," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022