Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Djati Waluyo
Senin, 2 November 2026 | 19.22 WIB

Inflasi Tahunan Tembus 3,23 Persen, Dipicu Gejolak Harga Pangan

Ilustrasi komoditas pangan. (Dok. Jawa Pos/Salman Toyibi) - Image

Ilustrasi komoditas pangan. (Dok. Jawa Pos/Salman Toyibi)

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2026 mencapai 3,23 persen secara tahunan atau year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi Oktober 2025 sebesar 2,86 persen.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak, terutama cabai rawit, beras, daging ayam ras, daging sapi, tomat, dan juga cabai merah,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11).

Ateng mengatakan, inflasi pada Oktober 2026 jika terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil inflasi 1,40 persen.

Diikuti kelompok transportasi sebesar 0,59 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,32 persen.

Berdasarkan komponen, seluruh komponen telah mengalami inflasi. Komponen inti memiliki andil inflasi terbesar, yaitu 1,64 persen, diikuti komponen bergejolak sebesar 0,96 persen dan komponen harga yang diatur pemerintah sebesar 0,63 persen.

“Inflasi pada komponen inti terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, laptop/notebook, serta pelumas/oli mesin,” ujarnya.

Sementara, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga diatur pemerintah, terutama bensin, tarif angkutan udara, sigaret keretek mesin atau SKM, dan juga bahan bakar rumah tangga.

Ateng juga menjelaskan, komponen harga bergejolak mengalami inflasi tahunan sebesar 5,81 persen dan memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,96 persen.

Sementara itu, komoditas yang dominan memberikan andil inflasi pada komponen harga bergejolak, terutama cabai rawit, beras, daging ayam ras, daging sapi, tomat, dan juga cabai merah.

Jika dilihat secara tahunan, seluruh provinsi di Indonesia saat ini mengalami inflasi tanpa kecuali.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore