
Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan mata uang negara mitra dagang utama Indonesia. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan mata uang negara mitra dagang utama Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Selasa (27/10) berada di level Rp 18.139 per dolar AS. Posisi tersebut melemah dibandingkan sehari sebelumnya yang sebesar Rp 18.116 per dolar AS.
Sementara itu, kurs transaksi BI pada Rabu (28/10) menunjukkan nilai jual dolar AS sebesar Rp 18.229,69 dan kurs beli Rp 18.048,31. Perbedaan kurs jual dan beli tersebut merupakan bagian dari mekanisme transaksi valuta asing (valas).
Selain dolar AS, mata uang negara mitra dagang Indonesia lainnya yang perlu dicermati meliputi Yuan Tiongkok (RMB), Rupee India (INR), Yen Jepang (JPY), dan Dolar Singapura (SGD).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), lima negara tersebut menjadi mitra utama perdagangan dengan Indonesia khususnya pada sektor nonminyak dan gas bumi (migas).
Tiongkok menjadi yang tertinggi dengan total perdagangan mencapai USD 114,08 miliar terhitung sejak Januari hingga Agustus 2026. Adapun, angka tersebut berasal dari ekspor sebesar USD 47,44 miliar dan impor sebesar USD 66,64 miliar.
Kemudian disusul oleh Amerika Serikat dengan total perdagangan sebesar USD 29,60 miliar yang terdiri dari ekspor sebesar USD 22,41 miliar dan impor sebesar USD 7,20 miliar.
Selanjutnya adalah Jepang dengan total perdagangan sebesar USD 29,60 miliar dengan ekspor sebesar USD 10,51 miliar dan impor sebesar USD 8,88 miliar.
India total perdagangan dengan Indonesia sebesar USD 16,39 miliar menempati peringkat ke empat yang terdiri dari ekspor sebesar USD 12,77 miliar dan impor sebesar USD 3,62 miliar.
Peringkat kelima adalah Australia dengan total perdagangan sebesar USD 9,64 miliar yang terdiri dari USD 2,33 miliar ekspor dan USD 7,31 miliar impor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022