
Pemerintah menyebut kapasitas pusat data nasional berpotensi meningkat hingga 11 gigawatt (GW) pada 2030, dari posisi saat ini berada pada kisaran 0,45-0,58 GW. (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah menyebut kapasitas pusat data nasional berpotensi meningkat hingga 11 gigawatt (GW) pada 2030, dari posisi saat ini berada pada kisaran 0,45-0,58 GW.
Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, penguatan infrastruktur digital menjadi salah satu langkah guna mendukung transformasi digital, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
"Salah satu sumber pertumbuhan baru yang dapat didorong adalah ekonomi digital. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, nilai transaksi bruto ekonomi digital Indonesia mendekati 100 miliar dolar AS, tumbuh sekitar 14 persen year on year/yoy, sekaligus menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," kata Haryo, dikutip Rabu (28/10).
Untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, pemerintah juga merencanakan penambahan kapasitas energi sebesar 69,5 GW berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034.
Rencana tersebut turut didukung program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt-peak (GWp).
Selain infrastruktur digital dan pasokan energi, pemerintah menilai ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi digital.
Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital hingga 2030.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah memperkuat pendidikan dan pelatihan melalui program Beasiswa Talenta Digital (Digital Talent Scholarship), kerja sama dengan penyedia teknologi dan negara lain, termasuk melalui WAICO.
Pemerintah juga memberikan insentif Super Tax Deduction hingga 200 persen untuk kegiatan pelatihan vokasi guna mendorong pengembangan kompetensi tenaga kerja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022