Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Dimas Choirul
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01.17 WIB

Cegah Lonjakan Harga Jelang Nataru, Bapanas Jaga Kelancaran Distribusi Cabai

Pedagang melayani pembeli di Pasar Cibubur, Jakarta, Sabtu (19/9/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pedagang melayani pembeli di Pasar Cibubur, Jakarta, Sabtu (19/9/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Ito Hediarto memastikan pasokan cabai secara nasional cukup menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Menurut dia, yang perlu dijaga saat ini adalah kelancaran distribusi, terutama pengiriman lewat jalur laut.

“Kalau untuk cabai sendiri cukup, tinggal kita lihat saja sisi distribusinya,” kata Ito  di Makassar, Kamis (22/10).

Ito menjelaskan, pengiriman cabai ke daerah yang harus melewati laut kerap tersendat di jalan. Kondisi itu dapat menurunkan pasokan di daerah tujuan dan akhirnya mendorong harga naik.

Untuk menjaga harga, Bapanas memantau perkembangannya lewat rapat inflasi yang digelar setiap Senin. Ito menyebut cabai dan beras sebagai dua komoditas yang biasanya naik jelang akhir tahun.

“Di rapat-rapat inflasi setiap Senin, kita sampaikan, kita jaga harga-harga ini supaya tidak menjadi bagian dari inflasi,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan distribusi, Bapanas menyediakan fasilitasi distribusi pangan (FDP). Program ini membantu memobilisasi pasokan dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan, sehingga beban biaya distribusi berkurang dan cabai bisa sampai ke konsumen dengan harga lebih terjangkau.

Bapanas menaruh perhatian serius pada perkembangan harga cabai. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi, Senin (19/10), menunjukkan hampir 90 persen kabupaten/kota masih mengalami kenaikan harga cabai.

Realisasi anggaran FDP saat ini sekitar 69,5 persen. Dengan demikian, masih ada sekitar 30,5 persen anggaran yang tersedia untuk daerah yang mengalami kenaikan harga ekstrem.

Urgensi distribusi cabai juga muncul dalam telekonferensi GPM nasional yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah daerah. Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa menyebut cabai masih menjadi pemicu inflasi di Papua.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore