
Pengunjung saat menghampiri sejumlah booth di ajang Trade Expo Indonesia ke-41 tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (14/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesia memperluas peluang kerja sama ekonomi dengan Kamerun melalui proyek pengolahan singkong senilai USD 15 juta atau sekitar Rp 269 miliar, dikutip dari ANTARA.
Proyek tersebut ditujukan untuk membangun kapasitas produksi tapioka di Kamerun sekaligus membuka peluang bagi perusahaan Indonesia untuk memperluas bisnis di kawasan Afrika Tengah.
Duta Besar RI untuk Kamerun, Agung Cahaya Sumirat, mengatakan proyek percontohan pengolahan singkong itu merupakan tindak lanjut nota kesepahaman yang disepakati delegasi bisnis Afrika Tengah dan pelaku usaha Indonesia dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Proyek tersebut diproyeksikan rampung dalam dua tahun mendatang.
"Di Kamerun, singkong menjadi makanan harian masyarakat mereka. Jadi, mereka mengusulkan kerja sama dengan Indonesia supaya terjadi transfer of knowledge (transfer pengetahuan) dan teknologi. Sehingga, Kamerun akan memiliki kapasitas untuk memproduksi bagaimana singkong diubah, ditransformasi menjadi tapioka," kata Agung.
Dalam TEI 2026, perusahaan rekayasa, pengadaan, dan konstruksi asal Indonesia, PT Asindo Tech, menyepakati proyek penyediaan teknologi serta fasilitas produksi pengolahan singkong dengan Nego-Titans PLC asal Kamerun senilai USD 15 juta.
Agung menilai kerja sama ini dapat memberi manfaat bagi kedua negara. Perusahaan Indonesia berpeluang berinvestasi dan memasok teknologi, sedangkan produsen singkong di Kamerun dapat meningkatkan kapasitas produksi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan ekspor.
Baca Juga:Trade Expo Resmi Dibuka, Mendag Optimistis Target Transaksi TEI 17,5 Miliar Dolar AS Tercapai
Pupuk Organik
Di sisi lain, Agung juga menyoroti potensi Kamerun sebagai pasar regional. Negara itu memiliki sekitar 30 juta penduduk dan menjadi bagian dari Komunitas Ekonomi dan Moneter Afrika Tengah (CEMAC), yang mencakup enam negara dengan total populasi sekitar 60 juta jiwa.
Menurut Agung, pemerintah Kamerun memprioritaskan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, yang dinilai sejalan dengan kemampuan Indonesia dalam hilirisasi.
"Kehadiran perusahaan Indonesia disambut sangat baik, bahkan disiapkan berbagai insentif kemudahan termasuk keringanan pajak," ungkap Agung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022