
Menteri Keuangan Suahasil Nazara bersama Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin menyampaikan keterangan pers usai Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, meminta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperkuat pengawasan dengan pendekatan berbasis risiko.
Hal tersebut diungkapkan dalam pelantikan sejumlah pejabat di ruang lingkup Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (21/9).
Suahasil mengatakan, pengawasan dinilai perlu dilakukan sejak awal untuk membaca pola kegiatan ekonomi dan mencegah potensi pelanggaran.
“Untuk para pejabat di Direkturat Jenderal Bea dan Cukai, saya meminta agar pengawasan Direkturat Jenderal Bea Cukai menjadi semakin tajam, berbasis resiko, mampu membaca pola, bukan hanya menindak setelah pelanggaran terjadi,” ujar Suahasil.
Suahasil mengatakan, pengawasan perlu dilakukan sejak awal dengan memperhatikan aktivitas ekonomi yang berpotensi menimbulkan kegiatan illegal untuk menekan potensi pelanggaran.
“Jadi harus mulai dari awal, dari hulu-nya, dari kegiatan ekonominya diperhatikan, dan karena itu kita mengurangi nantinya kegiatan-kegiatan ilegal yang tidak perlu,” ujarnya.
Ia mengatakan, DJBC tidak hanya memiliki fungsi pengawasan dan penindakan. Institusi tersebut juga menjalankan fungsi Kementerian Keuangan dalam mengumpulkan penerimaan negara serta melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha masyarakat, khususnya yang berorientasi ekspor.
“Direktorat Jenderal Bea Cukai juga memiliki fungsi Kementerian Keuangan mengumpulkan penerimaan, dan juga memiliki fungsi di Kementerian Keuangan untuk melakukan pembinaan terhadap usaha masyarakat, terutama yang berorientasi kepada ekspor,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Suahasil melantik 14 pejabat di lingkup Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
Adapun 14 pejabat eselon II yang dilantik berasal dari 12 di lingkup Kemenkeu dan dua lainya untuk mengisi pos di KSSK.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022