Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 September 2026 | 05.16 WIB

Perkuat Keselamatan Penerbangan, Maskapai LCC Vietnam Gandeng Dua Raksasa Kedirgantaraan Perancis

Ilustrasi mesin pesawat CFM Leap. (Aerospace Manufacturing).

JawaPos.com - Maskapai penerbangan LCC Vietnam, Vietjet memperkuat sistem keselamatan dan keandalan penerbangan dengan menggandeng Thales, perusahaan teknologi kedirgantaraan dan pertahanan asal Perancis, serta CFM International, produsen mesin pesawat terkemuka.

Kerja sama ini mencakup perawatan komponen dan mesin pesawat, kecerdasan buatan (AI), hingga keamanan siber.

Langkah tersebut diklaim menjadi bagian dari persiapan Vietjet menghadapi pertumbuhan armada dan jaringan internasional.

Ini termasuk penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City.

Kerja sama itu diumumkan di Paris pada 10 September lalu dalam rangkaian kunjungan resmi Sekretaris Jenderal sekaligus Presiden Vietnam To Lam ke Perancis.

Perawatan pesawat diperkuat

Dengan Thales, Vietjet menandatangani kontrak Repair-By-The-Hour (RBTH) untuk perawatan berbagai komponen pesawat Airbus yang dioperasikan maskapai tersebut.

Cakupannya meliputi Airbus A320/A321, A321neo/A321XLR, A330 hingga A330neo. Kerja sama ini ditujukan untuk menjaga keandalan teknis dan ketersediaan pesawat sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Vietjet dan Thales juga akan mengeksplorasi penggunaan teknologi digital, avionik, AI dan keamanan siber dalam operasional maskapai.

Teknologi yang dikaji antara lain cloud yang aman, analitik prediktif dan sistem pendukung keputusan.

Bagi keselamatan penerbangan, penguatan kemampuan perawatan dan pemanfaatan teknologi tersebut penting karena membantu maskapai menjaga kondisi teknis pesawat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan operasional.

Perawatan Pesawat Dilakukan Lokal

Sementara itu, CFM International, perusahaan patungan GE Aerospace dan Safran yang dikenal sebagai produsen mesin pesawat, menandatangani Letter of Intent (LOI) dengan Vietjet untuk menilai kemungkinan pengembangan fasilitas perawatan mesin LEAP di Vietnam.

CFM akan memberikan konsultasi mengenai kebutuhan fasilitas, infrastruktur, tenaga kerja dan kemampuan teknis yang diperlukan untuk membangun kapabilitas maintenance, repair and overhaul (MRO) mesin secara lokal.

Mesin LEAP sendiri digunakan pada sejumlah pesawat generasi terbaru. Vietjet telah memesan 200 Boeing 737-8 yang menggunakan mesin LEAP-1B.

CEO Vietjet Nguyen Thanh Son mengatakan penguatan kemampuan teknis merupakan bagian penting dalam membangun industri penerbangan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore