Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 September 2026 | 01.13 WIB

Harga Pertalite Stagnan saat Minyak Dunia Melonjak, Ekonom: Inflasi Tak Terkendali Jika Harga Naik

Ilustrasi sebuah mobil mengisi bensin. (Pertamina) - Image

Ilustrasi sebuah mobil mengisi bensin. (Pertamina)

JawaPos.com - Keputusan pemerintah menahan harga jual Pertalite Rp 10 ribu dianggap sudah tepat. Pasalnya, bila harga naik bisa menyebabkan inflasi tidak terkendali. 

"Saya kira itu keputusan yang sangat bijak oleh pemerintah. Karena apabila pemerintah juga menaikkan harga Pertalite, maka inflasi bisa tidak terkendali," kata Ekonom dari Universitas Negeri Manado (Unima) Robert R. Winerungan saat dihubungi, Selasa (15/9).

Dia menuturkan, kenaikan harga BBM bisa membuat efek domino. Seperti kenaikan tarif transportasi, bahan pokok, dan komoditas lainnya.

Intervensi dari pemerintah untuk menahan harga BBM bersubdi sangat penting. Langkah ini bisa menjaga daya beli masyarakat.

"BBM tidak naik saja harga-harga sudah naik, apalagi kalau BBM naik. Artinya, memang pemerintah tidak bisa begitu saja melempar harga Pertalite mengikuti harga pasar karena itu bisa berpotensi membebani masyarakat," imbuhnya.

Meski begitu, Robert tak memungkiri menahan harga Pertalite di tengah kenaikan harga minyak dunia USD 107 per barel akan berdampak pada kondisi APBN.

"Memang subsidi bisa membengkak. Tapi manfaatnya, inflasi kita tidak terlalu tinggi dan daya beli masyarakat sedikit banyak dapat dipertahankan," jelasnya.

Menurut Robert, tekanan ekonomi saat ini bahkan mulai mengubah pola konsumsi BBM sebagian kelompok masyarakat. Ia melihat konsumen yang sebelumnya menggunakan Pertamax Turbo maupun BBM RON 92 mulai beralih menggunakan Pertalite untuk mengurangi pengeluaran.

"Kalau Pertalite naik, kelompok menengah akan semakin tertekan. Yang lebih kasihan lagi adalah masyarakat kelas bawah karena biaya transportasi akan naik dan sebagainya. Banyak efek turunannya apabila harga Pertalite naik," tukasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore