Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 September 2026 | 04.22 WIB

Biaya Kesehatan Naik 17,8 %, Dunia Asuransi Hadapi Tantangan Besar

Ilustrasi dunia asuransi (Istimewa) - Image

Ilustrasi dunia asuransi (Istimewa)

JawaPos.com — Meningkatnya biaya layanan kesehatan menjadi tantangan bagi masyarakat serta industri asuransi. Berdasarkan Mercer Marsh Benefits Health Report 2026, kenaikan inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada tahun ini.

"Di tengah meningkatnya biaya layanan kesehatan dan dinamika industri yang terus berkembang, kami tetap fokus untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses, serta terus berinvestasi dalam inovasi produk, kualitas layanan, dan pengalaman nasabah," kata Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (11/9).

Meski demikian Adit mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap produk perlindungan masih menunjukkan pertumbuhan. Perusahaan mencarat pertumbuhan premi mencapai Rp 12,2 triliun pada semester pertama 2026 dengan total pendapatan. Angka itu meningkat 25 persen pada periode yang sama tahun lalu. Tahun lalu di periode yang sama angkanya ada di Rp 9,7 triliun.

Walau di tengah kondisi biaya kesehatan yang naik, namun produk asuransi masih jadi pilihan. Perusahaan juga membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 800 miliar dan total aset sebesar Rp 58,9 triliun dengan rasio solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 580 persen.

Pada kanal keagenan terhadi peningkatan laba bisnis baru per agen aktif sebesar 5 persen, disertai dengan penguatan margin. Selain itu, perusahaan mencatat pertumbuhan yang kuat pada kanal bancassurance, yang berkontribusi sebesar Rp 4,4 triliun terhadap pendapatan premi.

Atau meningkat 155 persen dari Rp1,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. "Pencapaian ini sekaligus menandai rekor kinerja semester pertama pada kanal bancassurance," ungkap Adit

Sepanjang semester pertama 2026, Prudential Indonesia terus berkomitmen untuk mewujudkan janji tersebut dengan membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp 8,9 triliun. Atau meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kepada lebih dari 149.000 Nasabah.

Jumlah tersebut mencakup pembayaran klaim medis sebesar Rp 3,3 triliun, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pembayaran ini mencerminkan komitmen.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore