Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2026 | 23.25 WIB

Ketua DEN Luhut Minta Danantara Fokus Dampak Nyata Investasi, Bukan Sekadar Angka

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menerima jajaran Danantara Investment Management (DIM) dalam mendorong investasi yang lebih bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, di Kantor DEN, Jakarta. - Image

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menerima jajaran Danantara Investment Management (DIM) dalam mendorong investasi yang lebih bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, di Kantor DEN, Jakarta.

JawaPos.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, meminta Danantara Investment Management (DIM) tidak hanya berfokus kepada nominal saja.

Ia mendorong DIM untuk menjadi penggerak pertumbuhan, transformasi ekonomi, kemandirian industri, dan efisiensi birokrasi, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagaimana diketahui, nilai investasi yang dikelola DIM mencapai Rp 310 triliun pada tahun 2025. Skala investasi ini diproyeksikan akan mengalami akselerasi pertumbuhan hingga dua sampai tiga kali lipat dalam kurun waktu 2026 hingga 2027.

“Saya tekankan bahwa investasi tidak boleh hanya dilihat dari besarnya angka di atas kertas. Indikator utamanya adalah dampak nyata: menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, mendorong alih teknologi, dan mengurangi ketergantungan kita terhadap impor,” ujar Luhut dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (7/9).

Untuk merealisasikan target tersebut, Danantara terus memperluas portofolio investasi strategisnya sepanjang tahun 2026, baik di tingkat domestik maupun global. Fokus investasi diarahkan pada sektor transisi energi, migas internasional, pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI), serta platform pangan berskala besar.

Secara khusus, Danantara juga tengah memprioritaskan investasinya pada pembangunan ekosistem protein regional yang dirancang untuk memperluas akses pasar Indonesia sekaligus mendorong transfer teknologi demi peningkatan daya saing pangan nasional.

Sebagai rumusan masukan yang akan dilaporkan kepada Presiden, DEN dan Danantara juga menyepakati urgensi perbaikan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) melalui langkah-langkah struktural.

Ia menyebut, penekanan biaya ekonomi tinggi akan dieksekusi lewat konsistensi reformasi regulasi, penyederhanaan perizinan, dan integrasi sistem investasi yang lebih transparan.

“DEN mendukung penuh penguatan peran Danantara agar diberi ruang gerak luas. Karena yang perlu kita kawal bukan hanya pertumbuhan nilai investasinya, melainkan keberanian dan tekad dalam memastikan setiap rupiah yang dikelola benar-benar bekerja bagi rakyat dan masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore