Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 01.37 WIB

Alasan Menkeu Purbaya Tarik Belanja Daerah Rp 200 Triliun sampai Siapkan Injeksi Dana

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait dengan penarikan belanja pemerintah daerah oleh pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, sebagian belanja pemerintah daerah ditarik ke pemerintah pusat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembangunan infrastruktur di daerah.

Purbaya mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan karena pemerintah pusat menemukan sejumlah alokasi anggaran daerah yang dinilai tidak tepat sasaran.

“Pada waktu itu kelihatan sekali di daerah alokasinya tidak tepat sasaran dan belanjanya nggak pas juga. Sehingga sebagian ditarik ke pusat dan pusat yang membelanjakan dalam bentuk pembangunan infrastruktur di daerah,” ujar Purbaya dalam diskusi INDEF, Jakarta, Kamis (3/9).

Purbaya mengatakan, penarikan belanja daerah sekitar Rp 200 triliun tidak serta-merta mengurangi aktivitas perekonomian daerah. Sebab, pemerintah pusat pada tahun ini menambah belanja sekitar Rp 400 triliun untuk pembangunan infrastruktur di daerah.

Selain itu, untuk menjaga kesehatan keuangan daerah, pemerintah pusat tetap memantau kondisi fiskal daerah dari bulan ke bulan. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas pemerintahan di daerah tetap berjalan.

Lanjutnyam dalam memastikan kesehatan fiskal daerah, pemerintah pusat telah menyiapkan tambahan dana apabila terdapat daerah yang mengalami kesulitan keuangan.

Kebijakan tersebut telah dilakukan pada awal Agustus ketika sejumlah daerah mulai mengalami kesulitan membayar gaji.

“Jadi saya monitor terus bahaya apa nggak, bisa jalan apa nggak. Kalau nggak saya sudah siapkan dana, saya akan injek lagi keuangan ke sistem. Itu kita lakukan di awal bulan Agustus kemarin ketika daerah sudah mulai kelihatan kesulitan bayar gaji beberapa,” ujarnya.

Purbaya mengatakan, sampai dengan saat ini pemerintah pusat telah memberikan tambahan dana sebesar Rp 20,5 triliun untuk menjaga kesehatan keuangan daerah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore