
SPPG Tambakrejo 7 Jombang/(Radar Jombang)
JawaPos.com – Para pejabat eselon I dan II beserta jajarannya di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) kini tak lagi bekerja di Jakarta. Mereka disebar ke berbagai wilayah untuk mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Langkah ini diambil untuk memperkuat pengawasan di lapangan, terutama setelah muncul kembali insiden keracunan makanan di sejumlah daerah.
"Saya telah mengeluarkan SK (surat keputusan) jadi membagi habis eselon 1 dan eselon 2 dan di bawahnya itu kemudian berkantor di daerah-daerah, karena dapur itu kan enggak ada di gedung ini (Kantor BGN Pusat). Dapur itu ada di daerah-daerah," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (7/8).
Menurut dia, pembagian wilayah dilakukan secara berjenjang. Pejabat eselon I bertanggung jawab atas beberapa provinsi, sementara pejabat eselon II mengawasi sejumlah kabupaten.
"Jadi dia punya tugas pokok, misalnya sebagai Kepala Biro Humas misalnya itu tugas pokok dia, tapi dia punya namanya wilayah penanggungjawaban," ujarnya.
Sudaryono menjelaskan, setiap pejabat akan bertanggung jawab menangani berbagai persoalan yang muncul di wilayah binaannya, mulai dari koordinasi dengan pemerintah daerah hingga penanganan kasus keracunan.
"Biasanya eselon 2 itu di kabupaten kalau tidak salah hitungannya satu eselon 2 mengampu 8 kabupaten gitu," katanya.
Sudaryono menambahkan, penanganan kasus keracunan maupun pelanggaran lain di wilayah tersebut juga akan menjadi bagian dari penilaian terhadap pejabat yang ditugaskan.
"Kasus keracunan kasus ini kasus apapun itu pelanggaran itu menjadi condite bagi dia ya. Jadi ini sudah saya keluarkan SK untuk semuanya dibagi eselon 1 dibagi ke provinsi jadi satu eselon 1 mengampu beberapa provinsi bawahannya mengampu kabupaten-kabupaten di bawahnya," ungkapnya.
Menurut Sudaryono, kebijakan tersebut diterapkan agar pengawasan tidak lagi hanya terpusat di Jakarta.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
