
Kepala BGN Sudaryono di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) akan membentuk forum yang melibatkan para ahli gizi sebagai wadah evaluasi dan penyempurnaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Forum tersebut disiapkan agar perbaikan program tidak hanya dilakukan melalui pertemuan sesaat, tetapi berlangsung secara berkelanjutan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pelibatan para ahli diperlukan untuk memperkuat berbagai aspek pelaksanaan MBG, mulai dari tata kelola, penyusunan menu, sanitasi, keamanan pangan, hingga capaian program.
"Kami ingin lebih banyak mendapatkan input, masukan, dan juga melibatkan berkolaborasi dengan para ahli gizi di dalam menyiapkan banyak hal program MBG (Makan Bergizi Gratis) ini," kata Sudaryono usai berdiskusi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, di Kemenkes, Jakarta, Rabu (5/8) malam.
Baca Juga:Nonton Gratis! Jadwal dan Link Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Menurutnya, dalam diskusi tersebut BGN menerima banyak masukan terkait porsi makanan, penerapan prinsip 3T, keamanan pangan untuk mencegah keracunan, pelibatan ahli gizi, hingga penguatan kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
"Hari ini kami mendapatkan insight yang sangat banyak, khususnya melalui diskusi pada malam hari ini," ujarnya.
Untuk memastikan komunikasi berjalan secara berkesinambungan, BGN berencana membentuk forum atau kelompok diskusi yang memungkinkan para ahli terus memberikan masukan terhadap pelaksanaan program MBG.
"Rencana kami akan membuat semacam grup diskusi, kemudian kami bisa terus berdiskusi," ujar Sudaryono.
Baca Juga:Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 6 Agustus 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Ia menambahkan, forum tersebut tidak hanya melibatkan ahli gizi. BGN juga membuka peluang kolaborasi dengan chef dan pelaku industri katering untuk memperkaya masukan terkait penyediaan makanan bergizi gratis
"Kita ingin banyak dapat insight sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan yang memang kita perlukan ke depannya," tuturnya.
Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyambut baik langkah BGN yang membuka ruang lebih luas bagi para pakar. Menurutnya, berbagai masukan tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
