
Ilustrasi B50. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memanfaatkan ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia, untuk memperkenalkan perkembangan industri sawit Indonesia kepada pelaku industri internasional. Dalam forum tersebut, BPDP mengangkat berbagai kebijakan strategis, mulai dari implementasi biodiesel B50, hilirisasi, riset dan inovasi, hingga peluang investasi di sektor kelapa sawit.
Keikutsertaan BPDP sebagai narasumber dalam forum bisnis internasional menjadi bagian dari upaya memperluas promosi industri sawit nasional di pasar global. Selain memaparkan perkembangan sektor sawit, BPDP juga mendorong terbukanya peluang kolaborasi dengan mitra internasional, khususnya di Rusia dan kawasan Eurasia.
Sebagai lembaga pengelola dana perkebunan, BPDP menyatakan terus memperkuat daya saing industri sawit nasional melalui berbagai program, antara lain pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, pengembangan bioenergi, hingga promosi ke pasar internasional.
Partisipasi dalam INNOPROM 2026 serta dukungan terhadap kerjasama antarpelaku industri tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jejaring global, memperkuat diplomasi ekonomi, dan membuka peluang pasar baru bagi produk sawit Indonesia yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan BPDP di Rusia berlanjut dengan dukungan terhadap penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), The Fat and Oil Union of Russia, serta Association of Enterprises of Fat and Oil Industry of the Eurasian Economic Union (EAEU). Penandatanganan berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua Umum GAPKI Eddy Martono bersama perwakilan organisasi industri minyak dan lemak Rusia. Kerja sama itu diharapkan memperkuat hubungan antara pelaku industri sawit Indonesia dengan mitra di Rusia maupun kawasan Eurasia.
Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP Pangihutan Siagian menilai kerja sama tersebut menjadi momentum untuk memperluas jaringan kemitraan internasional sekaligus membuka peluang pasar baru bagi komoditas sawit Indonesia.
"BPDP menyambut baik terjalinnya kerja sama ini sebagai upaya memperkuat posisi industri sawit Indonesia di pasar global. Kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan mitra di Rusia diharapkan dapat meningkatkan pertukaran informasi, memperkuat promosi, serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak," ujar Pangihutan.
Melalui kesepakatan tersebut, kedua belah pihak diharapkan dapat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari pertukaran informasi, promosi perdagangan, peningkatan kapasitas, pengembangan standar industri, hingga memperluas akses pasar produk sawit Indonesia di Rusia serta negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
