
Ilustrasi bertransaksi online. (Pinterest)
JawaPos.com - Tren bisnis e-commerce terus meningkat, hal ini terlihat makin banyak pelaku UMKM, seller online, hingga pemilik brand mulai mencari cara jualan online tanpa marketplace. Selain untuk meningkatkan keuntungan, memiliki website toko online sendiri dinilai mampu membangun branding, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta memberikan kontrol penuh terhadap bisnis.
Dengan memiliki website sendiri, pelaku usaha dapat menjangkau pelanggan melalui Google, media sosial, iklan digital, maupun WhatsApp tanpa bergantung sepenuhnya pada algoritma marketplace.
Menjawab kebutuhan tersebut, Autolaris menghadirkan solusi pembuatan website toko online yang telah dilengkapi payment gateway dan pengiriman terintegrasi, sehingga pelaku usaha dapat langsung menerima pembayaran digital melalui QRIS, Virtual Account, transfer bank, kartu kredit, dompet digital, dan berbagai metode pembayaran lainnya dalam satu sistem.
CEO Autolaris, Ryan Nanda Darmawan S, mengatakan bahwa website kini telah menjadi aset digital yang wajib dimiliki oleh setiap bisnis yang ingin berkembang secara berkelanjutan.
"Marketplace e-commerce memang menjadi cara paling mudah untuk mulai jualan online. Namun, bisnis yang ingin berkembang dalam jangka panjang perlu memiliki website toko online sendiri. Website bukan hanya tempat berjualan, tetapi juga aset digital yang membantu membangun brand, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan mendatangkan calon pembeli melalui Google," ungkapnya kepada wartawan, 14 Juli 2026
Baca Juga:Lonjakan Belanja Online saat Ramadhan: Peluang Besar UMKM, Tantangan Musim Puncak Transaksi
Ryan menjelaskan bahwa banyak pelaku usaha sebenarnya ingin memiliki website sendiri, tetapi terkendala proses teknis seperti pembuatan website, integrasi payment gateway, pengiriman hingga pengelolaan transaksi online.
Selain mendukung transaksi online, website toko online juga dapat dioptimalkan menggunakan Search Engine Optimization (SEO).
Dengan strategi SEO yang tepat, produk dan layanan memiliki peluang lebih besar muncul di halaman pertama Google ketika calon pelanggan mencari kata kunci seperti toko online, website bisnis, jual produk online, atau belanja online.
Autolaris meyakini bahwa masa depan bisnis digital akan mengarah pada strategi omnichannel, yaitu menggabungkan marketplace, website toko online, media sosial, dan aplikasi pesan instan dalam satu ekosistem penjualan.
Dengan pendekatan tersebut, pelaku usaha tidak hanya memperoleh pelanggan baru, tetapi juga membangun aset digital yang terus memberikan nilai bagi bisnis dalam jangka panjang.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
