Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 19.29 WIB

Kantor Dipakai untuk Koperasi Merah Putih, Korwil Pendidikan Mlati Sleman Numpang Kantor di SDN Tlogodadi

Ilustrasi lahan koperasi desa merah putih. (AI/RADAR SIDOARJO) - Image

Ilustrasi lahan koperasi desa merah putih. (AI/RADAR SIDOARJO)

JawaPos.com - Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Mlati, Kabupaten Sleman kini dilaporkan menumpang di SDN Tlogoadi. Kondisi ini terjadi lantaran gedung yang dipakai akan digunakan sebagai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tlogoadi.

Dilansir dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Korwil Pendidikan Mlati Nur Suharyanto menjelaskan, dulu SDN Tlogoadi ada dua sekolah, lalu setelah digabungkan menjadi satu sekolah saja. Ruang dan gedung yang tidak dipakai ini yang digunakan sebagai Kantor Korwil Pendidikan Mlati.

Saat itu, masih bernama Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pendidikan Mlati dan kantor ini direncanakan akan diambilalih oleh pemerintah kalurahan untuk digunakan sebagai ruko. Hanya saja saat itu terkendala izin karena alih fungsi fasilitas pendidikan menjadi tempat bisnis.

Sekarang, kembali diminta karena akan digunakan sebagai KDMP. "Tentu kami tidak bisa berbuat banyak. Harus dikosongkan dalam satu satu minggu," katanya dihubungi, Jumat (19/6).

Menurut Suharyanto, prosesi yang mendadak ini membuat pihak korwil harus menumpang sementara di SDN Tlogoadi. Untuk sementara berkas maupun mebel milik korwil disimpan di dalam gudang. Dia sebut gudang tersebut sebenarnya adalah tempat parkir para siswa.

Dia membenarkan salah satu opsi yang ditawarkan untuk Kantor Korwil adalah SDN Nglarang yang akan pindah karena terdampak tol dan masih ada sebagian bangunan tidak terdampak. Hanya untuk saat ini hal tersebut masih sebatas rencana. "Tapi itu masih rencana dan kadang-kadang bisa berubah," ujarnya.

Korwil sendiri memiliki tugas melayani pendidikan pada tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP. Baik terkait dokumen pelaporan, sumber daya manusia, hingga pembelajaran. Termasuk apabila ada keluhan dari sekolah, maka akan dilaporkan kepada korwil.

Secara struktur di dalamnya ada koordinator, pengawas tiap jenjang sekolah, penilik, hingga staf. Nur mengatakan, pelayanan di Mlati ini cukup tinggi lantaran jumlah sekolah yang banyak. Untuk jenjang TK ada 49, SD total ada 43, dan SMP 17 sekolah.

Dengan kondisi ini, mau tak mau pihaknya harus melakukan penyesuaian dengan berkoordinasi pada seluruh kepala sekolah terkait perpindahan lokasi ini. "Ada guru itu menunggu di depan, dikira korwil tutup dan belum ada orang. Padahal kami sudah standby sejak pukul 07.00," ujarnya.

Dia bercerita dulu Kantor Korwil Mlati pernah berada di Kalurahan Sendangadi, tetapi karena gedungnya diminta akhirnya pindah ke lokasi ini. Harapannya di lokasi Tlogoadi mereka bisa menempati secara permanen, tetapi ternyata harus pindah kembali.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore