Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 20.38 WIB

Okupansi Kawasan Industri 58%, Investor Tinggalkan Wilayah Padat

Ilustrasi pusat industri. (Istimewa) - Image

Ilustrasi pusat industri. (Istimewa)

JawaPos.com - Potensi pengembangan kawasan industri di Indonesia masih cukup besar. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan tingkat keterisian kawasan industri secara nasional pada awal 2026 baru mencapai 58,19 persen.

Meski demikian, aktivitas industri masih terkonsentrasi di wilayah seperti Bekasi dan Karawang. Kawasan tersebut menghadapi tingkat kepadatan tinggi sehingga mendorong investor melirik lokasi alternatif.

Kondisi ini memunculkan dinamika baru dalam pengembangan industri nasional. Kawasan industri yang berkembang pesat mulai menghadapi keterbatasan lahan dan peningkatan biaya operasional.

Kebutuhan pelaku usaha berubah dari hanya mencari lahan produksi menjadi mencari kawasan dengan dukungan logistik, konektivitas, dan efisiensi rantai pasok menyeluruh.

Temuan Colliers International mengindikasikan keterbatasan lahan di kawasan mapan memicu investasi ke Purwakarta dan Subang.

Fenomena tersebut memperlihatkan ekspansi industri mengikuti ketersediaan ruang dan kesiapan infrastruktur. Sektor baru seperti kendaraan listrik, elektronik, dan pusat data mengubah kebutuhan investasi.

Industri-industri tersebut memerlukan infrastruktur memadai dan sistem terintegrasi sejak pengembangan awal. Dalam perkembangan tersebut, Subang mendapat perhatian sebagai kawasan dengan prospek pertumbuhan tinggi.

Posisi strategis Subang didukung Pelabuhan Patimban, akses Tol Trans-Jawa, dan kedekatan dengan Bandara Internasional Kertajati. Hal ini menjadi modal penting untuk mendukung perkembangan industri generasi berikutnya.

“Kalau sebelumnya industri cukup mencari lahan, sekarang mereka mencari ekosistem yang siap pakai, mulai dari logistik, tenaga kerja, hingga konektivitas global. Kebutuhan ini semakin sulit dipenuhi di kawasan yang sudah padat,” ujar Abednego Purnomo, Chief Commercial Officer Suryacipta di Jakarta.

Menurutnya, perubahan pola investasi mencerminkan transformasi cara perusahaan memilih lokasi bisnis.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore