
Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira saat ikut aksi protes di depan Kantor BGN, Jakarta, Rabu (10/6). (Dimas Choirul/Jawapos.com)
JawaPos.com - Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Danantara Monitor, meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk transparan dalam mengelola asset dan keuangan negara.
Transparansi diperlukan agar masyarakat dapat mengawasi pengelolaan aset Rp 300 triliun oleh Danantara dan memastikan proyek yang didanai menguntungkan masyarakat. Selain itu, transparansi juga diperlukan untuk menghindari potensi munculnya tekanan fiskal ganda.
Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira, mengatakan tata kelola dan transparansi Danantara belum sebaik pendahulunya, Indonesia Investment Authority (INA).
Ia menjelaskan bahwa, sampai dengan saat ini Danantara belum terdaftar dalam International Forum of Sovereign Wealth Funds (IFSWF) dan belum mengadopsi Santiago Principles sebagai acuan transparansi global.
“Danantara belum melakukan transparansi keuangan, sehingga menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar akuntabilitas yang diterapkan,” ujar Bhima, Kamis (11/6).
Bhima mengatakan, jika hal tersebut tidak segera dilakukan maka Danantara berpotensi menciptakan tekanan fiskal ganda. Dimana, mana dividen BUMN yang sebelumnya masuk ke APBN kini dikelola Danantara, namun di saat yang sama lembaga ini tetap dapat menerima dukungan pendanaan dari APBN.
“Sehingga eksposur keuangan negara terhadap kinerja Danantara semakin besar dari dua arah sekaligus,” ucapnya.
Sementara itu, Juru Kampanye Program TrendAsia, Novita Indri, berharap Danantara dapat mempertimbangkan proyek berkelanjutan di Indonesi. Pasalnya, berdasarkan fakta yang ada Sebagian besar dari proyek yang diamanatkan pemerintah Danantara masih berpihak pada bisnis yang berhubungan dengan bahan bakar fosil.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
