Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 19.05 WIB

Danantara Caplok 4 Manajer Investasi BUMN dengan Total AUM Rp 170 Triliun

Danantara resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) atau Perjanjian Pembelian Saham atas saham MMI, BRI MI, BNI AM, dan PNM IM. (ANTARA) - Image

Danantara resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) atau Perjanjian Pembelian Saham atas saham MMI, BRI MI, BNI AM, dan PNM IM. (ANTARA)

JawaPos.com - Danantara Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (DAM) resmi menandatangani Share Purchase Agreement (SPA) atau Perjanjian Pembelian Saham atas saham PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI), PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI), PT BNI Asset Management (BNI AM), dan PT PNM Investment Management (PNM IM).

Penandatanganan menandai beralihnya pengendalian empat perusahaan manajer investasi BUMN kepada DAM, yang secara kolektif mencatatkan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) lebih dari Rp 170 triliun per Juni 2026.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/7), mengatakan bahwa pengambilalihan pengendalian itu bukan sekadar transaksi pembelian saham, melainkan langkah besar untuk membangun kekuatan baru dalam industri manajemen investasi nasional.

"Ini merupakan langkah besar untuk memperkuat industri manajemen investasi nasional. Keempat perusahaan ini memiliki pengalaman, jaringan, dan kapabilitas yang kuat, serta secara kolektif mengelola dana lebih dari Rp 170 triliun," ujar Dony.

Danantara memastikan seluruh kekuatan itu akan diarahkan melalui strategi dan tata kelola yang semakin baik agar mampu tumbuh lebih kuat, lebih kompetitif, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.

"Dalam satu bulan kedepan, keempat asset management ini akan melakukan merger menjadi satu perusahaan manajemen aset terbesar di Indonesia. Proses ini merupakan bagian dari streamlining yang sedang dilakukan oleh Danantara Indonesia,” ujar Dony.

Dengan model bisnis yang terintegrasi, Dony menjelaskan perusahaan hasil konsolidasi akan memperluas akses investasi bagi investor ritel maupun institusi, sekaligus menghadirkan solusi investasi yang semakin kompetitif untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Sejalan dengan arah strategis tersebut, perusahaan hasil konsolidasi akan menggabungkan kekuatan, pengalaman, dan keunggulan masing-masing perusahaan manajer investasi guna membangun institusi dengan skala, kapabilitas, serta daya saing yang lebih kuat," ujar Dony.

Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi, Hardiyanto Pilia, mengungkapkan pondasi itu menjadi modal penting bagi entitas baru untuk tumbuh sebagai salah satu perusahaan manajemen investasi terdepan di Indonesia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore