
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria saat meninjau Rest Area KM88 Tol Cipularang. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria menilai transformasi dan standarisasi rest area yang dilakukan Jasa Marga sudah semakin baik. Dia meminta kepada pengelola rest area di Luar Jasa Marga agar mengikuti standar terbaru.
Dony sudah meninjau langsung Travoy Rest KM 88A dan 88B Jalan Tol Cipularang, Jawa Barat. meninjau rencana pengembangan kawasan secara menyeluruh, meliputi penataan area, peningkatan kapasitas parkir, pembenahan fasilitas komunal, serta penambahan berbagai layanan baru
Saat ini, terdapat 62 rest area di seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga Group baik yang dikelola oleh anak usaha Jasa Marga melalui PT Jasamarga Related Business (JMRB) maupun pihak mitra. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 rest area yang dikelola oleh JMRB ditargetkan bertransformasi menjadi Travoy Rest dengan standar baru secara bertahap sepanjang 2026 hingga 2027.
Dia mengingatkan kepada pengelola rest area di luar BUMN yang tidak melakukan pembaharuan akan dijatuhi sanksi. Danantara menginginkan pelayanan kepada pengendara berjalan maksimal.
Baca Juga:Indonesia Diminta Tak Tertinggal dalam Rantai Pasok AI Global, Nezar Soroti Pentingnya Semikonduktor
“Kami juga akan memberitahukan kepada pihak pengelola rest area yang bukan milik kita. Jika mereka tidak mau mengikuti standar yang ditetapkan, kami akan memblokir dan menutup aksesnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga dapat merasakan manfaatnya,” ujar Dony, Jumat (24/7).
Aspek kebersihan dan kerapian menjadi tolok ukur yang harus dibenahi para pengelola. Dengan begitu, kualitas pelayanan bisa meningkat.
“Yang utama adalah kebersihan dan kerapian. Prinsip yang dipegang oleh Bapak Presiden adalah agar semua pelayanan publik kita menjadi lebih baik,” imbuhnya.
Transformasi Travoy Rest mencakup peningkatan pelayanan dan rejuvenasi berbagai fasilitas utama, mulai dari toilet, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga penyediaan ragam kuliner lokal yang telah melalui proses kurasi. Konsep green rest area juga diperkuat melalui pengembangan koridor hijau, waste management, hingga water treatment.
Pada kesempatan sama, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa standardisasi Travoy Rest merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menempatkan kebutuhan pengguna jalan sebagai prioritas.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
