
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) didampingi Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) bersiap memberikan paparan konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah telah menyalurkan anggaran senilai Rp 203,7 triliun untuk belanja kompensasi dan subsidi per 31 Mei 2026, setara 45,6 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Belanja subsidi dan kompensasi dipastikan tetap bisa menjaga daya beli masyarakat,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat.
Dari jumlah tersebut, belanja subsidi tercatat sebesar Rp 94,8 triliun, sementara kompensasi mencapai Rp 108,9 triliun.
Purbaya menjelaskan, pemerintah telah mengubah pola pembayaran kompensasi pada 2026. Jika sebelumnya pembayaran kompensasi dilakukan pada akhir tahun, saat ini sebanyak 70 persen kompensasi dibayarkan setiap bulan.
Sementara itu, sisa 30 persen akan dihitung dan dibayarkan setelah evaluasi pada September. Langkah ini diharapkan dapat menjaga arus kas perusahaan, seperti PT Pertamina (Persero), agar tetap memadai.
“Ini juga dilakukan atas petunjuk Bapak Presiden Prabowo Subianto. Jadi, pemerintah terus menjaga kesediaan barang dengan harga bersubsidi,” tambahnya.
Hingga Mei 2026, pemerintah menjaga ketersediaan barang dengan harga bersubsidi yang rinciannya yaitu untuk BBM subsidi mencapai 6.310 ribu kiloliter (tumbuh 8,6 persen) dan LPG 3 kilogram sebanyak 2.858,3 juta kilogram (tumbuh 2,7 persen).
Kemudian, untuk listrik bersubsidi yang menjangkau 43 juta pelanggan (tumbuh 2,1 persen), pupuk bersubsidi sebanyak 3,7 juta ton (tumbuh 20,7 persen), serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 1,93 juta debitur (0,52 persen). Adapun belanja pemerintah pusat tumbuh pesat dengan kenaikan 52, 6 persen (yoy) atau senilai Rp 1.059,3 triliun.
Penyaluran belanja kementerian/lembaga (K/L) tercatat mencapai Rp 517,7 triliun atau tumbuh signifikan 58,9 persen (yoy). Sedangkan belanja non-K/L tersalurkan Rp 541,6 triliun atau tumbuh 47 persen (yoy).

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
