
Logo Bank DBS. (Istimewa)
JawaPos.com - Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur nasional tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga sektor keuangan. PT Bank DBS Indonesia dan PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia (DBSVI) turut mengambil peran dalam penerbitan Obligasi Ritel Infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp150 miliar guna membantu pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sekaligus memperluas pilihan investasi bagi masyarakat.
Dalam transaksi tersebut, DBSVI bertindak sebagai salah satu penjamin emisi efek utama sekaligus mengoordinasikan keseluruhan proses penerbitan obligasi, sementara DBSI bertindak sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek (MPPE).
Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, mengatakan kolaborasi ini tidak hanya menonjolkan kekuatan finansial Bank DBS Indonesia, tetapi juga menjadi solusi keuangan yang komprehensif sekaligus mencerminkan dedikasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui solusi pembiayaan yang inovatif.
Obligasi yang baru diterbitkan ini memperoleh peringkat kredit idAAA dari Pefindo, yang mencerminkan fundamental keuangan PT SMI yang solid serta peran strategisnya dalam pembangunan infrastruktur Indonesia. Kondisi tersebut juga dinilai membuka peluang investasi yang menarik bagi masyarakat untuk turut mendukung pengembangan infrastruktur nasional.
Ad-interim President Director PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Andreas Oen, mengatakan DBS Vickers Sekuritas Indonesia merasa terhormat dapat bekerja sama dengan PT SMI dalam berbagai penerbitan obligasi yang sukses selama bertahun-tahun, termasuk penawaran obligasi ritel terbaru di tengah kondisi pasar yang dinamis.
“Minat investor yang tinggi terhadap obligasi ini menegaskan kelayakan kredit PT SMI yang patut dicontoh sekaligus memperlihatkan prospek yang menjanjikan bagi sektor infrastruktur Indonesia,” ungkapnya.
Dia menjelaskan obligasi ritel korporasi seperti ORIS PT SMI memberikan akses yang lebih mudah bagi investor perorangan untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur Indonesia melalui instrumen pendapatan tetap berperingkat investment grade.
Di sisi lain, bagi penerbit, instrumen ini menjadi alternatif pendanaan yang lebih beragam dengan akses ke basis investor yang lebih luas, sekaligus memperkuat fleksibilitas pengelolaan keuangan perusahaan.
Pada saat yang sama, DBS Bank Ltd. juga bertindak sebagai Sole Global Coordinator untuk penerbitan obligasi global PT SMI senilai USD 300 juta. Obligasi tersebut memperoleh peringkat kredit internasional Baa2 dari Moody’s dan BBB dari Fitch, serta mendapat respons positif dari investor yang tercermin dari order book yang kuat.
Transaksi ini menunjukkan kapabilitas terintegrasi DBS Group dalam mengelola penerbitan obligasi dalam denominasi rupiah maupun dolar AS. Kolaborasi terbaru dengan PT SMI ini juga menjadi kelanjutan dari kemitraan strategis jangka panjang antara DBS Bank Ltd. dan perusahaan milik negara tersebut.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
