Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2026 | 17.19 WIB

Pemerintah Gerak Cepat Cegah Kerugian Petani Ketika Harga Tandan Buah Segar Sawit Anjlok

Pekerja mengangkut kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/4/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pekerja mengangkut kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/4/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Harga tandan buah segar (TBS) sawit sempat anjlok. Namun, kondisi itu direspons pemerintah dan membuat harganya kembali lebih baik. 

Sikap responsif dari pemerintah itu diapresiasi oleh Wakil Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Qayuum Amri. Respons itu mulai berdampak positif terhadap perbaikan harga TBS di sejumlah daerah.

"Hasilnya sudah terbukti walaupun ada kenaikan harga TBS yang masih sedikit itu antara Rp 50 per kilo," ujarnya usai Rapat Koordinasi di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (29/5).

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengecam keras pabrik kelapa sawit (PKS) yang menurunkan harga TBS secara sepihak. Padahal ada peningkatan permintaan produk olahan sawit.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan, saat ini kondisi pasar dunia tidak mengalami penurunan. Maka, tidak ada alasan bagi pabrik kelapa sawit menurunkan harga TBS kepada para petani.

"Kami meminta refinery dan eksportir tetap melakukan transaksi perdagangan sebagaimana mestinya, dengan volume dan harga yang wajar sesuai acuan pasar. Karena harga dunia tidak turun, permintaan juga tidak turun, maka tidak ada alasan harga TBS petani jatuh,” katanya.

Dari 139 pabrik kelapa sawit yang teridentifikasi menurunkan harga TBS sepihak, 16 di antaranya mulai melakukan penyesuaian harga pembelian.

Meski demikian, pemerintah menilai langkah koreksi harus terus diperluas agar harga TBS petani kembali normal.

Sudaryono juga meluruskan berbagai kekhawatiran terkait implementasi kebijakan ekspor satu pintu melalui PT DSI. Menurut dia, PT DSI tidak mengambil keuntungan dari transaksi ekspor, melainkan berfungsi sebagai pengelola dan pengawas tata niaga agar lebih transparan, akuntabel, dan tertib.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore