Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Mei 2026 | 18.09 WIB

Prabowo Singgung Aparat yang Kerap Bekingi Pengusaha, Minta Rakyat Videokan!

Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk menghapus praktik pengawalan ilegal atau backing yang dilakukan aparat. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk menghapus praktik pengawalan ilegal atau backing yang dilakukan aparat. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk menghapus praktik pengawalan ilegal atau backing yang dilakukan aparat terhadap para pengusaha nakal yang ingin usahanya tak ditertibkan. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidato pada Rapat Paripurna ke-19 DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/5). 

"Tapi biasanya mereka-mereka (pengusaha) itu ada backing-nya. Backing-nya biasanya seragamnya itu kalau nggak ‘hijau’ ya ‘coklat’," kata Prabowo.

Masyarakat pun diminta untuk ikut mengawasi kinerja birokrat dan aparat. Jika ada aparat yang tidak beres, masyarakat bisa ikut melaporkan dan tak perlu takut.

"Saya minta rakyat (merekam) video. Jangan kau ngelawan, jangan dilawan, video saja, lapor langsung ke saya," katanya.

Prabowo juga mengingatkan jajaran menteri untuk menertibkan para birokrat di bawahnya. Pengalaman puluhan tahun bekerja di pemerintahan membuat sejumlah oknum birokrat menyalahgunakan wewenang mereka untuk melakukan tindakan korupsi.

Prabowo mengaku tahu akal-akalan birokrat. Ketika presiden memberi perintah, kadang perintah tersebut masih bisa diakali. Entah itu melalui peraturan menteri, peraturan teknis, atau sekadar rekomendasi.

"Akal-akalnya itu. Saya ingatkan ya, semua menteri, tertibkan birokrasimu ke bawah," kata Prabowo.

Presiden juga mengingatkan para menteri jika birokrat itu sudah memiliki banyak pengalaman karena lama di pemerintahan. Sedangkan jabatan menteri paling lama lima tahun, itu pun kalau di tengah jalan tidak terkena reshuffle.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore