
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah sudah mulai melakukan intervensi di pasar obligasi sejak pekan lalu. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah sudah mulai melakukan intervensi di pasar obligasi sejak pekan lalu. Dia menargetkan setiap hari akan masuk dana Rp 2 triliun ke pasar obligasi.
"Dari Kamis minggu lalu sedikit, kemarin sedikit. Sekarang saya lihat lagi seperti apa," ujar Purbaya usai memimpin sidang aduan debottlenecking di Jakarta, Selasa (19/5).
Purbaya menjelaskan, langkah yang ditempuh saat ini masih dilakukan melalui pengelolaan kas atau cash management. Menurutnya, kondisi pasar obligasi masih relatif terkendali sehingga pemerintah belum perlu memperluas intervensi melalui skema yang lain.
"Ada memang kita menjaga, ada dua cara masuk melalui framework, atau melalui cash management kita sendiri. Ini baru cash management. Kalau framework nanti saya panggil SMI (PT Sarana Multi Infrastruktur) dan lain-lain untuk ikut. Tapi sekarang belum separah itu, keadaannya masih relatif lumayan lah. Kemarin aja saya sudah targetkan Rp 2 triliun, hanya dapat Rp600 miliar," jelasnya.
Lebih lanjut, Bendahara Negara itu mengatakan, terbatasnya nilai transaksi tersebut menunjukkan tekanan jual di pasar obligasi tidak terlalu besar. Maka dari itu, pemerintah saat ini fokus memastikan harga obligasi tetap terkendali di tengah volatilitas pasar.
"Artinya yang jual (obligasi) juga sedikit sebetulnya. Jadi, kita memastikan harga bond tetap terkendali,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Purbaya memastikan akan lebih aktif di pasar obligasi sebagai langkah membantu menstabilkan nilai tukar rupiah. "Kita sudah masuk ke bond market bertahap. Asing juga sudah masuk juga, jadi seharusnya kedepan, minggu-minggu ini akan lebih stabil," kata Menkeu Purbaya ditemui usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
"Saya akan masuk setiap hari ke bond market," kata Menkeu menambahkan.
Rencananya pemerintah akan menjalankan skema Dana Stabilisasi Obligasi (Bond Stabilization Fund) dengan menggunakan anggaran yang tersedia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
