
Ilustrasi angkutan retail KAI. (PT KAI)
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) mencatat peningkatan pertumbuhan layanan angkutan retail sebesar 4,86 persen pada Januari–April 2026 menjadi 82.129 ton. Nilai tersebut naik dibanding periode yang sama tahun 2025 sebesar 66.654 ton.
Peningkatan terbesar terjadi pada bulan April 2026. Total angkutan mencapai 21.844 ton, meningkat 22,87 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17.778 ton.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, peningkatan menjadi pertanda bahwa kebutuhan terhdap layanan distribusi barang meningkat.
“Kereta api semakin dipilih sebagai moda distribusi barang karena memiliki kapasitas besar, waktu tempuh yang lebih terukur, serta mendukung efisiensi biaya logistik dalam rantai pasok nasional,” ujar Anne, Senin (18/5).
Anne menuturkan, biaya logistik Indonesia saat ini masih berada di kisaran 15 hingga di atas 20 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sementara standar global berada di kisaran 7–8 persen. Dari data tersebut perlu adanya peningkatan angkutan logistik berbasis rel karena memiliki daya angkut lebih besar dan ketepatan waktu lebih terjamin.
Kondisi tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang efisiensi yang sangat besar bagi sektor logistik nasional. Semakin efisien biaya distribusi, semakin besar peluang industri nasional meningkatkan daya saing produk di pasar domestik maupun global.
“Efisiensi logistik akan berdampak langsung pada biaya produksi industri. Ketika distribusi barang menjadi lebih efektif, maka rantai pasok nasional juga akan bergerak lebih kompetitif,” imbuhnya.
Oleh karena itu, KAI berkomitmen untuk memperkuat kapasitas angkutan barang melalui peningkatan kemampuan sarana dan pengembangan pola distribusi berbasis rel.
Saat ini KAI mengoperasikan gerbong dengan kapasitas rata-rata 50 ton per gerbong dan sedang ditingkatkan menjadi 70 ton. Adapun satu rangkaian bisa membawa hingga 60 gerbong, dengan kapasitas angkut mencapai 4.200 ton dalam satu perjalanan.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
