
Presiden Prabowo Subianto meminga PNM turunkan bunga KUR Mekaar dari 24 persen jadi 8 persen. (YouTube Setpres)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk memangkas suku bunga kredit ultra mikro di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau Mekaar hingga menjadi 8 persen.
Prabowo menyoroti tingginya bunga kredit bagi nasabah PNM Mekaar yang mencapai 24 persen untuk pinjaman supermikro senilai Rp2 juta hingga Rp10 juta. Menurut dia, kondisi tersebut tidak adil karena pengusaha besar justru memperoleh akses kredit dengan bunga jauh lebih rendah dari perbankan.
“Suku bunga dalam program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekar itu yang kredit supermikro, kredit supermikro Rp2 juta, Rp3 juta, Rp5 juta, Rp10 juta rupiah, mereka dikenakan bunga 24 persen,” ujar Prabowo dalam Acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Jakarta, Rabu (13/5).
“Padahal pengusaha-pengusaha besar kalau ke bank, mungkin dapat 10 persen, 9 persen, iya Pak Rosan," sambungnya.
Kepala Negara ini bahkan mempertanyakan keberpihakan sistem ekonomi Indonesia terhadap masyarakat kecil jika bunga kredit untuk rakyat miskin lebih tinggi dibanding kalangan berpenghasilan besar. Oleh karena itu, Prabowo mengaku telah mengumpulkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, jajaran menteri ekonomi, serta Danantara untuk mengambil keputusan terkait penurunan bunga kredit ultra mikro tersebut.
“Bayangkan, orang kaya dikasih 9 persen. Orang miskin 24 persen. Ini negara Pancasila, atau apa, saya ndak paham,” tegasnya.
“Saya kumpul dengan Menteri Keuangan, Menteri-Menteri Ekonomi kumpul dengan Danantara. Saya instruksikan ini keputusan politik, saya sudah ambil, bahwa bunga untuk PNM untuk kredit keluarga pra sejahtera dari 24 persen, kita turunkan harus di bawah 9 persen,” ungkapnya.
Dalam acara tersebut, Prabowo meminta kepastian dan kesiapan Danantara untuk menjalankan kebijakan itu. Di lokasi yang sama, Prabowo sempat bertanya kepada CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani soal besaran bunga kredit itu dan menyebut angka bunga baru dipatok sebesar 8 persen.
“Danantara, bisa? Berapa persen? 8 persen. Kamu sengaja pilih angka 8 persen, kenapa enggak 7 persen? Yaudah pokonya harus di bawah 9 persen,” lanjutnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
