
Pengelolaan limbah industri kini tidak lagi sekadar dipandang sebagai kewajiban kepatuhan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi ekonomi hijau nasional/(Istimewa).
JawaPos.com – Pengelolaan limbah industri kini berubah arah. Bukan lagi sekadar urusan membuang sisa produksi, melainkan menjadi senjata baru untuk menekan emisi karbon dan mempercepat ekonomi hijau nasional.
Dalam ajang The 2nd Indonesia-Japan Environment Week 2026, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) memamerkan teknologi pengolahan limbah canggih yang mampu mengubah limbah berbahaya menjadi sumber energi hingga bahan baku bernilai ekonomi.
Dengan membuat berbagai teknologi pengelolaan limbah berstandar global yang telah diadaptasi untuk mendukung kebutuhan industri yang terus berkembang di Indonesia. Di mana layanan pengelolaan limbah ini dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.
“Kami menyediakan layanan one-stop service bagi pelanggan, mulai dari pengemasan limbah, pengangkutan menggunakan armada berizin, proses pengolahan secara kimia dan fisika, hingga pembuangan akhir di fasilitas landfill berstandar internasional,” ujar Direktur Operasional PPLI, Tetsuya Yumoto dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/5).
Dengan mengadopsi pengalaman dan teknologi DOWA Group yang telah berkembang lebih dari satu abad di Jepang, PPLI tidak hanya berfokus pada pengolahan dan pemusnahan limbah, tetapi juga aktif mendorong konsep ekonomi sirkular melalui berbagai inisiatif resource recovery.
Dalam paparannya, Yumoto menyoroti kemampuan teknologi PPLI dalam mengekstraksi material bernilai dari limbah industri untuk dimanfaatkan kembali. Langkah ini dinilai mampu mengurangi emisi karbon sekaligus mencapai target keberlanjutan mereka.
“Kami terus mendorong inovasi agar limbah yang kami kelola dapat dimanfaatkan kembali semaksimal mungkin, baik sebagai bahan baku alternatif maupun sumber energi terbarukan, sehingga mampu meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.
Salah satu sorotan utama yang disampaikan Yumoto adalah fasilitas pengolahan limbah PCBs (Polychlorinated Biphenyls) milik PPLI yang berlokasi di Gunung Putri, Bogor.
Fasilitas tersebut merupakan satu-satunya di Indonesia dan dibangun melalui kerja sama strategis antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dengan United Nations Industrial Development Organization (UNIDO).

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
