Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Mei 2026 | 18.26 WIB

Ditopang Bisnis Kilang, Barito Pacific Bukukan Laba USD 271 Juta di Kuartal I 2026

Bisnis petrokimia milik Barito Pacific (BRPT) lewat Candra Asri Grup. (Barito Pacific) - Image

Bisnis petrokimia milik Barito Pacific (BRPT) lewat Candra Asri Grup. (Barito Pacific)

JawaPos.com - PT Barito Pacific Tbk mencatat lonjakan kinerja pada kuartal pertama 2026 di tengah kondisi global yang bergejolak. Pendapatan konsolidasi mencapai USD 2,57 miliar atau sekitar Rp 44,8 triliun (kurs Rp17.432/USD), naik 232 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan tercatat USD 774 juta atau sekitar Rp 13,5 triliun. Kenaikan ini mencerminkan ekspansi signifikan di sejumlah lini bisnis perusahaan.

Laba bersih setelah pajak tercatat USD 271 juta atau sekitar Rp 4,72 triliun. Angka tersebut meningkat tajam dibanding USD 30 juta atau sekitar Rp 523 miliar pada kuartal pertama 2025.

Dari sisi operasional, EBITDA mencapai USD 567 juta atau sekitar Rp 9,88 triliun, naik 288 persen secara tahunan. Kinerja ini disebut menjadi yang tertinggi secara kuartalan bagi perusahaan.

Dalam siaran persnya, perusahaan menyebut margin kilang yang tinggi di kawasan regional menjadi pendorong utama. Optimalisasi produk serta efisiensi pengadaan bahan baku juga disebut berkontribusi terhadap peningkatan kinerja.

Kontribusi dari segmen petrokimia, terutama melalui entitas Chandra Asri, ikut menopang pendapatan. Sementara itu, segmen energi tumbuh lebih terbatas dengan kenaikan sekitar 10 persen secara tahunan.

Perusahaan juga mulai mengonsolidasikan akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura sejak awal 2026. Langkah ini disebut memperluas jaringan hilir sekaligus memperkuat integrasi di rantai bisnis energi.

Di sisi lain, kapasitas energi terbarukan meningkat setelah penyelesaian proyek panas bumi Wayang Windu. Total kapasitas yang dikelola perusahaan disebut telah melampaui 1 gigawatt.

Secara neraca, rasio utang bersih terhadap ekuitas tetap di level 0,77 kali. Perusahaan menyatakan posisi likuiditas dijaga untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore