
Ilustrasi lansia penerima bansos Kartu Lansia Jakarta. (jakarta.go.id)
JawaPos.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos). Langkah ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan minim kendala di lapangan.
Dalam Rapat Penguatan Pemanfaatan Data Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Senin (27/4), Sekretaris Jenderal Kemensos, Robben Rico, menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci menjawab carut-marut data yang selama ini terjadi.
Robben mengakui bahwa tantangan utama penyaluran bansos selama ini terletak pada akurasi data. Untuk mengatasinya, Kemensos mengusulkan pembentukan tim kerja lintas sektor yang terpusat di satu lokasi agar eksekusi data lebih cepat.
"Ini menjadi bagian dari upaya kami menjawab persoalan data agar bansos benar-benar tepat sasaran," ujar Robben.
Ia berharap pola kerja konvensional yang hanya sebatas rapat bisa segera ditinggalkan. Ia mendorong adanya konsolidasi data yang real-time dan kerja kolaboratif harian.
"Karena kalau hanya rapat seperti ini terus, tidak akan selesai. Harus langsung dikumpulkan, dikonsolidasikan, dan dieksekusi. Kami siap menyiapkan tempat, supaya tim bisa bekerja tiap hari dalam satu lokasi," lanjutnya.
Saat ini, sistem digitalisasi bansos tercatat sudah berjalan sekitar 80% dari target. Meski begitu, Kemensos tetap waspada terhadap potensi celah dalam kualitas dan kelengkapan data.
Guna menjaga integritas dan akuntabilitas sistem, Kemensos menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan BPKP diharapkan mampu memberikan audit preventif sejak awal pelaksanaan.
"Kita ingin dari awal ini dikawal, supaya hasil akhirnya benar-benar clean dan bisa dipertanggungjawabkan," tegas Robben.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
