
Petugas memeriksa kualitas biji plastik.
JawaPos.com – Pemerintah melalui PT Perum Bulog menyampaikan tengah menjajaki peluang pembelian alias impor plastik dari Malaysia untuk kebutuhan wadah penyimpanan beras. Langkah ini dilakukan di tengah kendala impor bahan baku plastik ke tanah air.
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pemerintah Kementerian Pertanian sekaligus Dewan Pengawas Perum Bulog, Sam Herodian, mengatakan tawaran pasokan plastik muncul saat rombongan pemerintah melakukan kunjungan ke Malaysia.
Menurut Sam, awalnya rombongan Indonesia menawarkan ekspor komoditas beras. Namun dalam pertemuan itu, pihak Malaysia juga menyampaikan kesiapan mengekspor produk lain, termasuk plastik.
“Waktu kami ke sana (Malaysia), tanpa sengaja saat kita menawarkan beras, mereka ternyata juga ekspor impor barang-barang yang lain,” ujar Sam dalam acara Media Briefing di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah RI, Jakarta, Senin (20/4).
Lebih lanjut, Sam menyampaikan dalam kunjungannya ke Malaysia, pihaknya secara kebetulan bertemu dengan supplier plastik. Lantas, kemudian antara Bulog dan supplier itu sudah melakukan pembahasan mengenai spek plastik yang diinginkan.
"Jadi kita ketemu suppliernya lah. Jadi langsung, karena waktu itu rombongan dengan Bulog, jadi langsung deal-lah. Oke plastik, kalau gitu speknya seperti apa," ujarnya.
Dia membeberkan jenis plastik yang akan dibeli Bulog dari Malaysia mayoritas memang dipesan untuk kebutuhan penyimpanan beras. Mulai dari plastik kemasan 5 kilogram dan hermetic bag atau kantong kedap udara yang biasa digunakan untuk wadah beras, kopi dan biji-bijian.
Meski sudah ada peluang impor plastik dari Malaysia, Sam menyebut, prosesnya masih dalam penjajakan. Setidaknya, kata dia, proses penjajakan ini menjadi bukti bahwa ada sumber lain bagi Indonesia untuk bisa memperoleh pasokan plastik di tengah gejolak geopolitik global ini.
"Belum (pasti impor plastik). Masih baru penjajakan. Artinya kita punya sumber yang lain lah," jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah sedang menyiapkan strategi menghadapi lonjakan harga plastik imbas menipisnya bahan baku plastik, yakni nafta. Hal itu berdampak langsung pada bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang makanan dan minuman.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
