
Pikap dari brand asal India, Mahindra, menjadi salah satu jenis kendaraan yang diimpor untuk dijadikan kendaraan operasional Koperasi Merah Putih. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com-Pemerintah mengenakan tarif bea masuk 5 persen untuk impor mobil pikap program Koperasi Merah Putih dari India. Bea masuk rendah itu karena ada skema ASEAN-India Free Trade Agreement (AIFTA).
Melalui skema itu, potensi penerimaan pajak dari impor sekitar 105.000 unit kendaraan dari Mahindra dan Tata asal India diperkirakan berada di kisaran Rp 4,5 triliun.
Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa kendaraan niaga yang diimpor dari India memanfaatkan tarif preferensi dalam perjanjian perdagangan bebas tersebut.
“Importasi kendaraan jenis pikap niaga tersebut dilakukan dengan memanfaatkan skema tarif preferensi dalam kerangka ASEAN–India Free Trade Agreement (AIFTA),” ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (9/4).
Dalam skema tersebut, tarif bea masuk yang dikenakan hanya sebesar 5 persen dari nilai pabean kendaraan, lebih rendah dibandingkan tarif umum yang bisa mencapai puluhan persen, sepanjang importir memenuhi persyaratan asal barang (rules of origin).
“Tarif Bea Masuk yang dikenakan sesuai skema AIFTA adalah sebesar 5 persen dari nilai pabean kendaraan,” jelasnya.
Namun, dia tidak mengungkap seberapa besar pendapatan negara dari impor itu. Budi menegaskan jika proses importasi kendaraan dari India itu tetap dikenakan kewajiban pajak sesuai aturan.
Meski demikian, bea masuk bukan satu-satunya komponen pajak. Impor kendaraan yang tetap dikenakan adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen serta Pajak Penghasilan (PPh) impor sekitar 2,5 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022