
Masyarakat mengantri menukarkan uang di dalam program Penukaran Uang BI di halaman masjid Al-Azhom, Kota Tangerang, Selasa (24/02/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah penukar uang rupiah melalui layanan resmi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 mencapai 1.076.282 orang hingga 13 Maret 2026, meningkat sekitar 85,4 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 580.496 orang.
“Animo masyarakat untuk menukarkan uang rupiah menjelang Idul Fitri 2026 sangat tinggi,” kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Muh Anwar Bashori dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (16/3).
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Anwar mengatakan, BI memperluas jangkauan layanan penukaran dengan meningkatkan jumlah titik layanan dari 5.202 layanan pada tahun sebelumnya menjadi 9.294 layanan pada 2026. Sehingga akses masyarakat terhadap layanan penukaran semakin luas dan mudah.
Tingginya animo dan perluasan layanan tersebut, menurut dia, menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi, pemberian tunjangan hari raya (THR), serta aktivitas ekonomi selama Ramadhan dan Idul Fitri masih sangat besar.
Dalam merespons tingginya animo masyarakat, lanjutnya, BI pada 16-17 Maret 2026 menyelenggarakan layanan penukaran tambahan "SERAMBI Peduli Mudik" di 55 layanan di seluruh Indonesia.
Layanan tambahan itu, menurut dia, berfokus pada lokasi arus mudik, seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area, guna memfasilitasi kebutuhan penukaran bagi para pemudik. Total kuota layanan tambahan tersebut mencapai sekitar 11.900 paket penukaran.
BI memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai melalui berbagai kanal layanan resmi, baik kas keliling, layanan terpadu, maupun perbankan.
Di sisi lain, bank sentral juga menghimbau agar masyarakat hanya melakukan penukaran uang rupiah melalui layanan resmi Bank Indonesia dan perbankan guna menjamin keaslian uang serta keamanan transaksi.
“Penukaran melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi memiliki berbagai risiko, antara lain keaslian uang tidak terjamin, jumlah uang sulit dipastikan akurat, tidak memiliki perlindungan atau pertanggungjawaban, serta rawan penipuan yang dapat merugikan masyarakat secara finansial,” kata Anwar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022