
Ilustrasi penyaluran bantuan Ramadhan ke komunitas disabilitas. (Istimewa)
JawaPos.com–Isu inklusi bagi penyandang disabilitas masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai daerah di Indonesia. Meski sejumlah kebijakan telah mengatur kesetaraan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, hingga layanan publik, pada praktiknya banyak komunitas disabilitas yang masih menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan dukungan sosial maupun kesempatan ekonomi.
Di tengah tantangan tersebut, berbagai inisiatif sosial mulai diarahkan untuk memperluas dukungan kepada kelompok rentan, termasuk melalui kegiatan yang memanfaatkan momentum Ramadhan. Salah satunya dilakukan Holding BUMN Danareksa bersama sejumlah perusahaan yang berada dalam ekosistemnya.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), holding ini menyalurkan 1.000 paket bantuan Ramadhan bagi komunitas penyandang disabilitas di lima kota, yakni Jakarta, Pasuruan, Demak, Makassar, dan Medan. Penyaluran dilakukan secara serentak dengan melibatkan sejumlah anggota holding yang memiliki jaringan operasional di berbagai wilayah tersebut.
Corporate Secretary Holding BUMN Danareksa Agus Widjaja mengatakan, kolaborasi lintas perusahaan dilakukan agar kegiatan sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberi dampak yang lebih terukur.
”Sebagai holding yang berorientasi pada penciptaan nilai dan kesejahteraan, kami mengorkestrasi seluruh anggota holding agar inisiatif sosial yang dijalankan memiliki skala dan dampak yang lebih luas,” ujar Agus.
Dia menambahkan, pelaksanaan kegiatan secara serentak di sejumlah wilayah juga menjadi upaya untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat. Terutama kelompok yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau berbagai program sosial.
Baca Juga:Pemerintah Genjot Program MBG dan Bansos, Belanja Negara Capai Rp 493,8 Triliun Hingga Februari 2026
Program tersebut melibatkan sejumlah perusahaan dalam holding, antara lain PT Kawasan Industri Medan, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Terpadu Batang, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Kawasan Industri Makassar, serta perusahaan di sektor jasa seperti PT Nindya Karya, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Jalin Pembayaran Nusantara, PT Danareksa Finance, PT Danareksa Capital, serta PT Balai Pustaka.
Pemilihan lima kota tersebut mencerminkan sebaran operasional anggota holding di berbagai wilayah Indonesia. Untuk membantu memastikan penyaluran tepat sasaran, kegiatan ini juga melibatkan organisasi masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas, yakni Alunjiva Indonesia.
Co-Founder Alunjiva Indonesia Fany Efrita menilai, kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi masyarakat sipil penting untuk memperluas dukungan bagi komunitas disabilitas.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
