Ilustrasi pentingnya memilih asuransi sesuai kebutuhan. (Move Forward Counseling)
JawaPos.com–Di tengah persaingan industri asuransi yang makin ketat, premi murah kerap menjadi daya tarik utama. Namun bagi pelaku industri dan analis keuangan, ada satu indikator yang dinilai jauh lebih penting dalam menentukan apakah sebuah perusahaan asuransi layak dipercaya yakni rating global.
Lembaga pemeringkat internasional AM Best kembali mempertahankan Financial Strength Rating (FSR) A- (Excellent) dan Long-Term Issuer Credit Rating (ICR) A- (Excellent) untuk Tugu Insurance. Peringkat tersebut telah disandang selama 10 tahun berturut-turut, dengan outlook internasional yang kini berada di level stabil.
AM Best dikenal sebagai lembaga yang secara khusus menilai kekuatan finansial perusahaan asuransi, terutama kemampuan membayar klaim dan menjaga kecukupan modal. Bagi industri, rating ini menjadi barometer objektif di tengah berbagai risiko, mulai dari lonjakan klaim hingga volatilitas pasar investasi.
Peringkat FSR A- (Excellent) menandakan perusahaan dinilai memiliki kemampuan sangat baik dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis. Outlook stable menunjukkan ekspektasi bahwa kinerja keuangan dan operasional perusahaan diproyeksikan tetap solid dalam jangka menengah.
Dalam penilaiannya, AM Best menyoroti kekuatan neraca, struktur permodalan yang sangat kuat, serta manajemen risiko yang dinilai memadai. Rasio kecukupan modal berbasis Best’s Capital Adequacy Ratio (BCAR) bahkan disebut berada di level tertinggi dalam metodologi mereka.
Di sektor asuransi umum, kekuatan modal menjadi faktor krusial, terutama bagi perusahaan yang terlibat dalam proyek-proyek besar di sektor energi dan infrastruktur. Stabilitas rating internasional dapat menjadi referensi bagi mitra bisnis, reasuradur global, maupun nasabah korporasi dalam menilai kapasitas penjaminan risiko.
Corporate Secretary Tugu Insurance Dudi Subekti menyebut, capaian ini sebagai refleksi dari fundamental perusahaan yang dijaga secara konsisten.
”Prestasi ini dapat dicapai berkat fundamental yang kuat, permodalan yang solid, dan strategi yang terarah. Kami berkomitmen untuk terus menjaga tata kelola dan kualitas layanan agar kinerja tetap berkelanjutan,” ujar Dudi Subekti.
Menurut dia, konsistensi mempertahankan rating A- selama satu dekade menunjukkan ketahanan perusahaan dalam menghadapi dinamika ekonomi dan tekanan industri. Meski demikian, rating global dinilai bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih asuransi.
Dia menjelaskan, tengah meningkatnya risiko bencana, fluktuasi pasar keuangan, serta tuntutan digitalisasi layanan, peringkat internasional menjadi indikator awal untuk mengukur kesehatan finansial perusahaan.
Bagi masyarakat, memahami arti rating global dapat membantu melihat gambaran yang lebih utuh. Apakah perusahaan asuransi memiliki kapasitas nyata untuk memenuhi komitmen perlindungan, bukan sekadar menawarkan premi kompetitif.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
