Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi meneken kesepakatan dagang tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART).
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi meneken kesepakatan dagang tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Dalam perjanjian bertajuk Toward a New Golden Age for the U.S.–Indonesia Alliance disepakati bahwa tarif resiprokal Indonesia ditetapkan sebesar 19 persen untuk sejumlah produk.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan meski perjanjian sudah diteken, tetapi implementasi kebijakannya baru akan berlaku 90 hari. Utamanya baru berlaku apabila pross hukum di internal masing-masing negara sudah selesai.
"Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah proses hukum diselesaikan kedua belah pihak baik itu di Indonesia dengan konsultasi dengan DPR maupun di Amerika dengan proses internalnya," kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2).
Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa dalam perjanjian ini juga diatur bahwa kedua belah pihak dapat mengubah perjanjian dengan kesepakatan kedua belah pihak secara tertulis.
Bahkan, ada juga ruang untuk perbedaan tarif apakah itu lebih rendah dengan tadi dibahas di dalam council of board yang akan dibentuk. Selama proses ini, pemerintah akan segera melakukan konsultasi dengan DPR RI untuk melakukan penyesuaian undang-undang.
"Dan selanjutnya tentu kami dari pemerintah akan segera menyampaikan kepada DPR RI terkait dengan undang-undang ini dan juga dalam perjanjian ini tujuannya juga untuk mencapai Indonesia emas sehingga perjanjian ini juga disebut sebagai new golden age bagi Indonesia maupun Amerika Serikat itu sendiri," jelasnya.
Airlangga juga membeberkan bahwa penandatanganan kesepakatan dagang dilakukan langsung oleh kedua kepala negara dalam rangkaian pertemuan bilateral yang berlangsung sekitar 30 menit usai kegiatan Board of Peace, pada Kamis (19/2) waktu setempat.
Kemudian, dokumen perjanjian beserta lampirannya juga ditindaklanjuti dalam pertemuan di kantor Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR) bersama Ambassador Jameson Greer.
Ia menjelaskan, Indonesia dan Amerika Serikat sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan mendorong pertumbuhan di kedua negara. Salah satu poin penting dalam perjanjian tersebut adalah pembentukan Council of Trade and Investment sebagai forum ekonomi bilateral.
Menurut Airlangga, dewan tersebut akan menjadi mekanisme resmi untuk membahas berbagai isu perdagangan dan investasi, termasuk apabila terjadi kenaikan tarif atau kebijakan yang dinilai berpotensi mengganggu keseimbangan ekonomi kedua negara.
“Seluruh persoalan investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nantinya akan dibahas terlebih dahulu di dalam Council of Trade apabila terjadi kenaikan yang di luar batas wajar atau hal yang dianggap bisa mengganggu neraca kedua negara,” jelasnya.
Nama Penulis: R NURUL FITRIANA PUTRI - nurul.fitriana@jawapos.com
Rubrik/Kanal: Ekonomi
Tagging: Menko Airlangga Hartarto, kesepakatan dagang RI-AS, ART 90 hari
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022