
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis laju ekonomi Indonesia bakal terus menguat. Bahkan, dia menilai sejumlah lembaga internasional sempat “offside” membaca arah pertumbuhan RI.
Menurut Purbaya, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia terbaru menunjukkan angka yang solid dan berada di atas ekspektasi banyak pihak.
“Saya yakin ke depan akan membaik terus. 5,39 persen (Kuartal IV-2025) itu tertinggi. Tahunannya jadi kita 5,11 persen (sepanjang tahun 2025), itu paling tinggi di G20, lebih tinggi dari China,” ujar Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2).
Dia menyebut, sebelum angka resmi dirilis, banyak pihak memperkirakan ekonomi Indonesia akan melambat tajam. Sentimen tersebut bahkan mendorong lembaga pemeringkat Moody’s mengeluarkan outlook negatif untuk Indonesia.
“Lucunya waktu kita belum mengeluarkan angka ini orang kan berpikir ekonomi kita tumbuhnya akan lambat sekali. Makanya Moody’s mengeluarkan outlook kita negatif, karena ada prospek pertumbuhan yang lebih lambat. Tahunya lebih tinggi,” sindirnya.
Tak lama setelah data pertumbuhan dirilis, sejumlah lembaga langsung merevisi proyeksinya. Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan prediksi pertumbuhan Indonesia dari 4,9 persen menjadi 5,2 persen tahun ini. JP Morgan juga melakukan revisi serupa.
“Habis itu langsung IMF menaikkan prediksi kita dari 4,9 ke 5,2 untuk tahun ini. JP Morgan juga sama dari 4,9 ke 5,2. Jadi ada yang offside kelihatannya. Biar aja. Kita akan buat dia offside betulan,” tegas Purbaya.
Untuk menjaga momentum, pemerintah disebut akan menginjeksi berbagai stimulus, baik dari sisi fiskal maupun dukungan kebijakan bersama bank sentral. Tujuannya, mendorong belanja dan memperbaiki iklim investasi agar dunia usaha lebih agresif melakukan ekspansi.
“Pertama ini kita akan inject semua stimulus yang ada di pemerintah maupun bank sentral dan lain-lain untuk belanja habis-habisan dan memperbaiki iklim investasi supaya dunia usaha juga bisa ekspansi,” jelasnya.
Dalam APBN, pertumbuhan ekonomi dipatok di kisaran 5,4 persen. Namun, Purbaya mengaku akan berupaya mendorong realisasi mendekati 6 persen. “Di APBN 5,4 persen pertumbuhannya, tapi saya akan coba dorong ke arah 6 persen semaksimal mungkin,” katanya.
Dia memastikan ekspansi ekonomi akan terus dijaga hingga 2030–2031. Karena itu, Purbaya mengajak pelaku pasar dan dunia usaha tidak ragu menanamkan modalnya di Indonesia.
“Ekspansi ekonomi akan berlangsung terus sampai nanti 2030–2031. Anda nggak usah takut kalau investasi di pasar modal atau dunia bisnis. Cepat-cepat jalankan rencana investasi Anda,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022