
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) dalam taklimat media, di Jakarta, Rabu (31/12/2025). (ANTARA/Bayu Saputra)
JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 berpotensi bergerak naik.
Meski begitu, ia menegaskan posisi defisit tersebut masih dalam batas aman dan tidak akan melanggar ketentuan undang-undang.
Purbaya mengatakan, kepastian angka defisit APBN 2025 baru akan diumumkan secara resmi pada awal pekan depan. Namun, ia mengakui ada kecenderungan pergerakan defisit ke arah atas.
“Mungkin agak bergerak sedikit. Nanti hari Senin akan diumumkan. Kira-kira gimana ya, kira-kira ke atas. Tapi yang jelas kita amankan, tidak melanggar undang-undang. Jadi masih dianggap cukup bagus,” ujar Purbaya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1).
Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak lepas dari situasi ekonomi yang sempat menekan kinerja fiskal pada awal tahun lalu.
Menurut dia, perekonomian nasional kala itu memang berada dalam kondisi yang kurang ideal.
Meski demikian, Purbaya optimistis tekanan terhadap defisit APBN ke depan akan semakin mereda seiring membaiknya kondisi ekonomi nasional.
Ia menilai, pergerakan ekonomi yang lebih sehat akan berdampak positif terhadap kinerja dunia usaha.
“Dengan keadaan ekonomi yang buruk di awal tahun ya, tahun lalu. Sekarang harusnya dengan ekonomi yang lebih bagus, harusnya ke depan defisit akan semakin terkendali,” bebernya.
Purbaya juga menyinggung efek lanjutan dari perbaikan ekonomi terhadap pasar keuangan. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, keuntungan perusahaan pun diyakini akan ikut terkerek.
“Dan yang penting ketika ekonomi makin bergerak, keuntungan perusahaan juga semakin baik. Otomatis nanti akan terjemahkan kepada harga saham yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, target defisit APBN 2025 yang ditetapkan dalam RAPBN 2025 adalah sekitar 2,78 % terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara sekitar Rp 616,2 triliun.
Angka ini disepakati sebagai batas aman defisit yang masih di bawah ambang batas 3 persen PDB sesuai aturan fiskal, meskipun proyeksi realisasinya berpotensi melebar karena kondisi penerimaan yang kurang optimal.
Berdasarkan data terakhir, defisit APBN hingga 30 November 2025 mencapai Rp 560,3 triliun atau setara 2,35 % dari Produk Domestik Bruto (PDB).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
